Lebih dari 13 Ribu Pekerja di Batam Terdampak Corona

Konten Media Partner
8 April 2020 11:59
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Lebih dari 13 Ribu Pekerja di Batam Terdampak Corona (414650)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pekerja. Foto: Istimewa
Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, kembali mengeluarkan laporan dampak corona yang berimbas pada nasib belasan ribu karyawannya.
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Syakyakirti, mengatakan dari laporan yang masuk jumlah perusahaan yang tutup dan karyawan dirumahkan hingga pemutusan hubungan kerja terus meningkat.
"Jadi dengan adanya wabah virus corona, sangat terpuruk ke kalangan dunia industri dan akibatnya perusahaan ada yang tutup," kata Rudi kepada kepripedia, Rabu (8/4).
Kata Rudi, jumlah perusahaan yang tutup saat ini sebanyak 5 perusahaan, sedangkan untuk pemutusan hubungan kerja, 9 dari jumlah perusahaan 224 yang ada.
"Ini laporan untuk sementara, yang masuk ke Disnaker," ucapnya.
Berikut jumlah karyawan yang terdampak virus corona yakni terdiri dari :
  1. Pengurangan jam kerja sebanyak 7.486 orang;
  2. Karyawan yang dirumahkan dengan bayaran sebanyak 1.987 orang;
  3. Karyawan yang dirumahkan tidak dibayar (unpaid leaved) sebanyak 3.543 orang;
  4. Pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 540 orang.
ADVERTISEMENT
"Jumlah semua mencapai 13.556 orang pekerja yang terkena terkena dampak virus kali ini, kemungkinan akan bertambah," ucapnya.
Ia menambahkan, para karyawan tersebut terpaksa dirumahkan dikarenakan perusahaan merugi akibat wabah virus corona yang juga berdampak dari lesunya ekonomi di penjuru dunia.
Dengan situasi tersebut pemerintah melalui Disnaker menyarankan perusahaan melakukan mediasi dengan pekerja. Diberikan pemahaman tentang kondisi dan situasi perusahaan akibat penyebaran virus yang telah ditetapkan menjadi pandemi itu.
"Ini kita sarankan kepada perusahaan yang telah berkonsultasi dengan kita. Jadi dengan adanya hubungan kerja diputus akibat virus corona diharapkan pekerja dan perusahaan dapat mediasi dulu," kata Rudi.
"Ini juga untuk mempertimbangkan keberlangsungan usaha juga. Jadi, jangan sampai ada yang rugi." tutupnya.
ADVERTISEMENT
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020