kumparan
KONTEN PUBLISHER
27 Maret 2020 15:56

Libur Sekolah Akibat COVID-19 di Batam Diperpanjang

Untitled Image
Ilustrasi sekolah dasar. Foto: Shutter Stock
Pemerintah Kota Batam telah menetapkan memperpanjang masa libur aktivitas belajar mengajar untuk siswa TK, SD, SMP/MTS akibat mewabahnya virus corona atau COVID-19.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Pemko Batam telah mengeluarkan surat untuk menghentikan kegiatan belajar di sekolah tanggal 17 - 30 Maret 2020. Kemudian diperpanjang hingga dua minggu kedepan.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, perpanjangan masa libur itu berdasarkan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020, diikuti dengan surat edaran dari Wali Kota Batam.
"Proses belajar itu diperpanjang sampai Senin, 13 April 2020. Pak Walikota Batam juga sudah membuat surat edaran tentang perpanjangan kegiatan belajar di rumah ini," kata Hendri, Jumat (27/3).
13-54-42-cslhrptw06karythabch.jpg
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan. Foto: Rega/kepripedia.com
Hendri menerangkan, melalui surat yang ditandatangani Wali Kota Batam, Muhammad Rudi itu setidaknya terdiri dari 7 poin yakni:
  1. Tidak dibolehkan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) atau kegiatan apapun yang mengharuskan tenaga pendidik dan siswa hadir dan berkumpul disekolah.
  2. Tenaga pendidik melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dari rumah atau tempal tinggal (Work From Home) dan harus berada dirumah masing-masing dipastikan tidak berada ditempat Iain yang tidak semestinya. Kecuali dalam keadaan mendesak yang dapat dipertanggungjawabkan dengan memperhatikan prinsip distancing dan kepala sekolah bertanggungjawab terhadap kepastian KBM berlangsung dengan menerima Laporan Harian Kerja (LHK) proses KBM dari tenaga pendidik.
  3. Kepala sekolah wajib siaga dikantor untuk mengantisipasi kemungkinan warga sekolah atau masyarakat berurusan terkait dokumen pendidikan.
  4. Dinas Pendidikan dan satuan pendidik agar menunda kegiatan lomba-lomba pendidikan dan dan Iomba-Iomba lainnya diluar sekolah termasuk kegiatan ounting class atau study tour.
  5. Menjaga lingkungan sekolah tetap higienis dan menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Berih dan Sehat (PHBS).
  6. Ujian Sekolah Berbasis Nasuonal (USBN) SD/Ml, dan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs serta pendidikan keseharaan tahun 2020 dibatalkan. Ketentuan pelaksanaan ujian kelulusan dan ujian kenaikan kelas mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 tahun 2020.
  7. Melakukan koordinasi dengan orang tua murid melalui paguyuban kelas untuk menjaga dan mengawasi anaknya agar tidak keluar rumah jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak dan tetap belajar di rumah.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan