News
·
7 Juni 2021 14:52
·
waktu baca 1 menit

Minimnya Serapan APBD Kepri: Triwulan II 2021 Hanya 19 Persen

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Minimnya Serapan APBD Kepri: Triwulan II 2021 Hanya 19 Persen (210868)
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau, TS Arif Fadillah. Foto: Ismail/kepripedia.com
Sudah memasuki Triwulan II (Tw-II), namun serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepri, tahun anggaran 2021 belum menunjukan tanda-tanda yang baik.
ADVERTISEMENT
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau, TS Arif Fadillah, mengungkapkan saat ini serapan APBD Kepri hanya sekitar 19 persen. Angka tersebut masih tergolong cukup rendah.
"Serapan APBD sekitar 19 persen, dan masuk dalam kualifikasi hijau," ungkapnya, Minggu (6/6).
Ia mengatakan, terus mendorong seluruh OPD agar dapat menggenjot serapan anggaran pada Tw-II. Karena, salah satu faktor pendukung ekonomi merupakan serapan APBD.
"Karena, pak Gubernur sudah menargetkan paling tidak hingga akhir bulan ini serapan kita sudah mencapai 40 persen," ucapnya.
Sekda menambahkan, selain fokus meningkatan serapan APBD, pihaknya saat ini juga tengah mempersiapkan penyusunan APBD Perubahan 2021. Menurutnya, dalam bulan ini tahapan penyusunan APBD Perubahan sudah akan dimulai.
"Paling tidak dalam waktu dekat sudah mulai diparipurnakan," katanya.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, Arif belum mau mengemukakan secara gamblang proyeksi penyusunan APBD Perubahan nanti.
Untuk diketahui, APBD Kepri 2021 sebesar Rp 3,986 triliun. Dari besaran tersebut pendapatan daerah Kepri tahun 2021 diproyeksikan sebesar Rp 3,701 triliun. Dengan rincian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 1,352 triliun, Dana transfer pemerintah pusat sebesar Rp 2,348 triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp 1,2 miliar, serta silpa sebesar Rp 285 miliar.