News
·
21 Juni 2021 13:40
·
waktu baca 2 menit

Nilai Ekspor di Kepri Mei 2021 Turun 8,14 Persen

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Nilai Ekspor di Kepri Mei 2021 Turun 8,14 Persen (337199)
searchPerbesar
Aktivitas ekspor produk pertanian di Karimun, Kepulauan Riau. Foto: Khairul S/kepripdia.com
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau pada Mei 2021 mencapai 1.268,25 juta dolar Amerika atau turun 8,14 persen dibanding April 2021.
ADVERTISEMENT
Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo, dalam rilisnya menerangkan penurunan nilai ekspor pada Mei 2021 dikarenakan turunnya ekspor di sektor nonmigas yang mencapai 10,67 persen.
"Sementara, ekspor migas Mei 2021 sebesar 249,85 juta dolar Amerika atau naik 3,85 persen dibanding April 2021," ungkapnya.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Provinsi Kepri mengalami kenaikan sebesar 60,38 persen, yaitu dari 790,79 juta dolar Amerika menjadi 1.268,25 juta dolar Amerika. Kenaikan nilai ekspor Mei 2021 dibanding Mei 2020 disebabkan oleh naiknya ekspor sektor migas sebesar 112,88 persen dan sektor nonmigas sebesar 51,23 persen.
Total ekspor kumulatif bulan Januari-Mei 2021 Provinsi Kepri 6.328,44 juta dolar Amerika. Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Mei 2020 mengalami kenaikan sebesar 32,06 persen yaitu dari 4.791,94 juta dolar menjadi 6.328,44 juta dolar. Naiknya disebabkan oleh naiknya ekspor kumulatif migas sebesar 30,23 persen dan sektor nonmigas sebesar 32,51 persen," terangnya.
ADVERTISEMENT
Selama Mei 2021, Singapura menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar hingga mencapai 287,76 juta dolar dengan peranannya sekitar 29,50 persen.
"Disamping itu juga menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar yang mencapai 204,25 juta dolar dengan peranannya sebesar 82,48 persen," katanya.
Nilai ekspor Provinsi Kepri Mei 2021 terbesar adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar 527,01 juta dolar, diikuti Pelabuhan Sekupang 171,05 juta dolar, Pelabuhan Tanjungbalai Karimun 153,86 juta dolar, Pelabuhan Kabil/Panau 133,83 juta dolar, dan Pelabuhan Tarempa 130,85 juta dolar .
"Peranan kelima Pelabuhan tersebut terhadap ekspor Mei 2021 mencapai 89,75 persen," tutup Agus.