News
·
15 Juni 2021 21:06
·
waktu baca 1 menit

Ombudsman: Divaksin atau Tidak, Warga Berhak Dapat Layanan Publik

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Ombudsman: Divaksin atau Tidak, Warga Berhak Dapat Layanan Publik (64761)
searchPerbesar
Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari. Foto: Zalfirega/kepripedia.com
Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari menyorotu Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang perubahan Perpres Nomor 99/2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Salah satu yang menjadi sorotannya ialah warga yang tidak divaksin akan dikenakan sanki termasuk mengenai pelayanan publik. Terkait itu, menurutnya pelayanan publik wajib diberikan kepada siapa saja, baik bagi yang telah divaksin maupun tidak divaksin.
"Perpres itu memang wajib, tetapi jika dikaitkan dengan pelayanan pemberian layanan publik itu keliru, tak boleh maka dari itu saya surati Bupati Bintan dan Wali Kota Tanjung Pinang, hingga Gubenur. Tidak boleh ada kewajiban penolakan bagi yang tidak divaksin," kata Lagat, dalam konferensi pers di Graha Pena, Batam Center, Selasa (15/6).
Kata dia, jika ada warga yang tidak mau divaksinasi jangan sampai ditakut-takuti dengan Kepres tersebut sehingga warga bersedia.
"Janganlah demikian, untuk mencapai target rangkul warga kuatkan di tingkat RT/RW berikan edukasi tugaskan setiap orang turun ke RT. Dengan begitu target akan tercapai dan tepat sasaran," katanya.
ADVERTISEMENT
Dia menyebut untuk optimalkan vaksinasi, mengurai kerumunan di lokasi, pemerintah harus berinisiatif untuk turun ke tingkat RT dan berikan layanan yang dinilai lebih efektif.
"Jadi tidak satu titik saja, turun ke tingkat RT/RW ditugaskan satu orang petugas dokter. Dengan demikian akan optimal pencapaian vaksinasi," tutupnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020