News
·
25 November 2020 17:41

Pemprov Usulkan APBD Kepri 2021 Rp 3,986 Triliun

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Pemprov Usulkan APBD Kepri 2021 Rp 3,986 Triliun (369088)
Rapat Paripurna DPRD Kepri dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kepri 2021 di Ruang Rapat Utama Balairung Raja Khalid Kantor DPRD, Pulau Dompak, Rabu (25/11). Foto: Ismail/kepripedia.com
Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharudin, menyerahkan nota keuangan atas rancangan peraturan daerah (Ranperda) APBD Kepri 2021 kepada Ketua DPRD Jumaga Nadeak.
ADVERTISEMENT
Penyerahan tersebut dilakukan pada Rapat Paripurna DPRD Kepri dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kepri 2021 di Ruang Rapat Utama Balai Rung Raja Khalid Kantor DPRD, Pulau Dompak, Rabu (25/11).
Dalam paripurna tersebut, Bahtiar, menyampaikan APBD Kepri 2021 diproyeksikan sebesar Rp 3,986 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan Rp 29 miliar atau 0,7 persen dibandingkan APBD 2020 Rp 3,95 triliun.
"Berdasarkan kesepakatan prioritas plafon anggaran 2021 mengalami kenaikan," ujarnya.
Ia memaparkan, estimasi pendapatan Kepri 2021 diproyeksikan sebesar Rp 3,736 triliun. Terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,387 triliun, dana perimbangan Rp 2,348 triliun, dan pendapatan lainnya yang daja sebesar Rp 1,28 miliar.
Sementara, untuk belanja daerah diestimasikan sebesar Rp 3,986 miliar. Sedangkan, Silpa sebesar Rp 250 miliar dari tahun 2020.
ADVERTISEMENT
"Besaran total anggaran belanja tersebut sesuai dengan prioritas pembangunan melalui kegiatan OPD demi mendukung kebijakan nasional 2021," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengutarakan, dengan angka yang makin meningkat tajam tersebut, maka diharapkan Pemprov Kepri semakin meningkatkan PAD. Kemudian, menggali potensi penerimaan yang belum diambil.
"Terutama dalam bidang kemaritiman," ucapnya.
Selanjutnya, paripurna akan dilanjutkan dengan pandangan fraksi terhadap nota keuangan tersebut.
"Diharapkan seluruh fraksi DPRD Kepri segera membahas dan menyiapkan pandangan umumnya pada paripurna mendatang," imbuh Jumaga.