News
·
30 Mei 2021 14:29
·
waktu baca 2 menit

Petugas di Batam Bawa Mobil Damkar Bubarkan Warga yang Nongkrong

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Petugas di Batam Bawa Mobil Damkar Bubarkan Warga yang Nongkrong (282063)
searchPerbesar
Mobil damkar menyemprotkan disinfektan di tempat kerumunan di Batam. Foto: Istimewa
Sejumlah warga yang tengah asyik nongkrong di kawasan wilayah Sp Plaza, Sagulung, Batam terpaksa dibubarkan oleh Satgas COVID-19 karena mengabaikan protokol kesehatan pada Sabtu (29/5) malam.
ADVERTISEMENT
Sejatinya sudah jauh hari petugas mengimbau untuk tidak kerumunan di kawasan tersebut, guna menekan penyebaran virus corona. Dinilai masih banyak warga yang menyangkal, petugas pun membawa mobil pemadam kebakaran.
"Satu kali dua kali imbauan selalu digalakkan agar tidak berkerumunan namun tidak digubris sehingga kami dari Satgas memberikan tindakan pembubaran dengan semprotan cairan disinfektan gunakan mobil pemadam," kata Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf, Minggu (30/5).
Ia menerangkan, jika sebelum penyemprotan mengunakan disinfektan itu, warga yang sedang nongkrong lebih dahulu diberikan imbauan, serta meminta mereka untuk mengosongkan wilayah tersebut.
"Ini masih kita beri longgarkan ke warga sebelum disemprot terlebih dahulu warga meninggalkan area," tambah dia.
AKP Yusriadi Yusuf mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menertibkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan. Mengingat Kota Batam kini masih terjadi peningkatan kasus positif COVID-19.
ADVERTISEMENT
"Jadi dengan adanya edaran Wali Kota Batam agar tidak berkerumunan serta para pedagang agar menjual makan secara dibungkus marilah kita taati bersama guna memutus mata penyebaran virus corona," imbuhnya.
Sementara, video giat petugas dengan membawa  pemadam kebakaran yang beredar di sosial media mendapat tanggapan beragam dari para netizen.
Ada yang menyayangkan aksi semprot disenfektan tersebut yang dinilai merugikan pedagang. Ada juga yang meluruskan informasi tersebut bahwa itu bukan aksi pembubaran tapi penyemprotan bekas masyarakat berkerumunan.