News
·
25 November 2020 14:45

Pjs Gubernur Kepri Optimis Jembatan Batam-Bintan Selesai Dalam 2 Tahun

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Pjs Gubernur Kepri Optimis Jembatan Batam-Bintan Selesai Dalam 2 Tahun (133260)
Pjs Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharudin. Foto: Ismail/kepripedia.com
Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharudin, optimis pembangunan jembatan penguhubung Pulau Batam dan Pulau Bintan selesai dikerjakan dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun.
ADVERTISEMENT
Bahtiar menyebut dengan teknologi yang ada saat ini, bukan pekerjaan yang sulit untuk membangun jembatan yang menghubungkan dua pulau di Kepri tersebut.
Berbeda ketika dulu pemerintah membangun jembatan Suramadu maupun jembatan di Papua, yang memakan waktu sekitar empat sampai enam tahun.
"Zaman dulu harus dicor berhari-hari atau menunggu kering dulu kalau kena hujan. Sekarang dengan teknologi baru semua bisa disulap, paling hebat dua tahun jembatan ini sudah selesai," katanya, Selasa (25/11).
Dari hasil pengecekannya di lapangan, kata Bahtiar, jembatan Batam-Bintan juga tidak terlalu panjang, sekitar 7 kilometer.
Bahtiar pun telah meminta ke Dirjen Bina Marga agar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berkenan turun mengecek langsung lokasi pembangunan jembatan tersebut.
ADVERTISEMENT
"Harapan kami di akhir tahun 2020, Pak Menteri sudah bisa hadir ke Kepri," tuturnya.
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri inimenargetkan awal tahun 2021 proyek jembatan Batam-Bintan masuk tahap lelang. Sehingga pada akhir tahun 2021 sudah mulai dikerjakan dan ditargetkan rampung pada tahun 2023.
"Mudah-mudahan semua prosesnya berjalan lancar. Pemerintah daerah siap menyelesaikan masalah lahan dan analisis dampak lingkungan (amdal)," katanya menegaskan.
Pembangunan jembatan Batam-Bintan menjadi proyek prioritas Presiden Jokowidodo dan masuk ke dalam Major Project RPJMN 2020-2024.
Proyek ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp8,6 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).