News
·
14 September 2021 19:23
·
waktu baca 3 menit

Pria di Batam Perkosa Istri Orang dan Anak Bawah Umur: Saya Khilaf

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Pria di Batam Perkosa Istri Orang dan Anak Bawah Umur: Saya Khilaf (47395)
searchPerbesar
Lahunudi alias Udin (39) saat digiring polisi. Foto: Zalfirega/kepripedia.com.
Lahunudi alias Udin (39) warga Nongsa, Kota Batam, ditangkap polisi setelah melakukan sejumlah tindakan kriminal. Ia ditangkap berdasarkan tiga laporan polisi.
ADVERTISEMENT
Udin, pertama dilaporkan setelah melakukan pemerkosaan kepada seorang wanita bersuami pada Juli 2021 lalu. Kala itu Udin masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela. Sementara suami korban saat itu sedang bekerja malam.
"Pelaku masuk ke rumah korban dan melihat korban sedang tidur. Dibawah ancaman gunakan pisau dapur pelaku melakukan tindakan asusila kepada korban," ujar Kapolsek Nongsa, AKP Yudi Arvian, didamping Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Sofian dalam konferensi pers di Mapolsek Nongsa, Senin (13/9) kemarin.
Kemudian, Udin juga dilaporkan atas  kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur di Kampung Melayu Batu Besar pada 7 September. Korban pertama dan kedua berada di  kawasan yang tidak jauh, hanya berbeda blok.
ADVERTISEMENT
Kasus kedua ini Udin juga beraksi saat orang sedang tertidur, sekitar pukul 05.10 WIB. Gadis 17 tahun itu diancam dengan sajam agar mau melayani nafsu bejadnya.
"LP tersebut dua lokasi yang sama hanya beda blok dan satu Kampung Melayu Batu Besar. Yakni pemerkosaan," kata AKP Yudi.
Selain pemerkosaan, pelaku juga dilaporkan atas kasus pencurian dengan pemberatan.
"Jadi untuk LP terakhir mencongkel jendela dapur lalu mengambil HP dari kamar," ujarnya.
Pada Jumat (10/9) Unit Buser Polsek Nongsa mendapatkan informasi keberadaan pelaku di bilangan Kampung Dam Muka Kuning.
Di hari itu juga, polisi berhasil mengamankan Udin yang tengah mengkonsumsi narkoba dan sedang melakukan video call dengan seorang wanita sambil melakukan onani.
Namun pada saat diringkus, pelaku semoat mencoba melawan petugas. Setelah diberikan  tembakan peringatan dan tak diindahkan, sehingga pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.
ADVERTISEMENT
"Untuk sementara pelaku mengaku nekat melakukan karena terpengaruh narkotika karena saat diamankan pelaku konsumsi narkoba," lanjut AKP Yudi.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sebelum melakukan aksi kejahatan, Udin mengaku terlebih dahulu mengkonsumsi narkoba sehingga tidak lagi merasakan takut.
Ia juga mengaku khilaf atas perbuatannya tersebut.
"Iya benar, saya mengaku khilaf atas apa yang saya lakukan," kata Udin kepada awak media saat dihadirkan dalam konferensi pers, Senin (13/9) kemarin.
Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti beberapa pakaian korban hingga 4 unit HP dan pisau dapur yang digunakan pelaku saat beraksi.
Kini, untuk mempertanggung jawaban perbuatan pelaku dijerat pasal berlapis dengan UU Darurat kepemilikan senjata tajam dan UU Perlindungan anak.
Pasal yang disangkakan yakni 285 KUHP junto pasal 2 ayat 1 UU RI darurat tentang senjata tajam dan pasal 285 KUHP pasal 1 ayat 3e tentang pencurian dan pemberatan serta UU perlindungan anak nomor 23 tahun 2003 ancaman 15 tahun penjara.
Pria di Batam Perkosa Istri Orang dan Anak Bawah Umur: Saya Khilaf (47396)
searchPerbesar
Konferensi pers di Mapolsek Nongsa terkait kasu pemerkosaan dan pencabulan yang dilakukan Lahunudi alias Udin. Foto: Zalfirega/kepripedia.com.

Warga Minta Pelaku Dihukum Berat

Warga Nongsa, Batam, meminta pihak berwenang untuk menghukum Lanuhudi alias Udin (39) atas sejumlah perbuatan kriminalnya.
ADVERTISEMENT
Aksi Udin yang menjadi perbincangan di kalangan warga Nongsa ini dinilai sangat meresahkan. Pasalnya korban adalah istri yang sedang sendirian dan anak dibawah umur.
"Kita minta pelaku diberikan hukum yang setimpal dan seberat-beratnya. Ini perbuatan yang tidak manusiawi," ujar Dewi, salah satu warga Nongsa, Selasa (14/9).
"Resah juga. Apalagi pelaku beraksi di wilayah Batu Besar, jadi agak takut kita kalau terulang lagi," tambahnya lagi.
Sementara itu, menurut Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Sofyan Rida, pelaku malancarkan aksinya tanpa target dan rencana terlebih dahulu.
"Pelaku memilih secara acak. Lihat kondisi rumah saat itu," tutupnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020