News
·
13 Mei 2021 22:43

Pria di Kepri 3 Kali Ditangkap karena Hina Presiden Jokowi dan Istri

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Pria di Kepri 3 Kali Ditangkap karena Hina Presiden Jokowi dan Istri (206721)
searchPerbesar
Presiden Jokowi dan istri. Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Polisi kembali mengamankan seorang pria di Tanjungpinang, Kepulauan Riau berinisial MK (59) atas dugaan penyebaran berita hoax dan sara melalui media sosial, Rabu (12/5).
ADVERTISEMENT
MK berhasil diamankan Tim Opsnal Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri di  Supermarket Bintan 21 Tanjungpinang dan kemudian dibawa ke Mapolda Kepri.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt dalam keterangannya menyebutkan, penangkapan terhadap MK berdasarkan laporan Polisi nomot: LP-A/42/V/2021/SPKT-KEPRI per tanggal 12 Mei 2021.
"Kronologis kejadian berawal dari pelaku yang membuat postingan pada 8 Mei 2021 melalui akun twitter @MustafaKamalN13. Diketahui akun tersebut dibuat pada Maret 2021 ini," beber Harry.
Disebutkan, pelaku MK dengan menggunakan akun twitter bernama TIGER ANDALAS itu menyebarkan berita hoax serta sara tentang Presiden Joko Widodo beserta ibu dan istrinya dengan ungkapan tak senonoh.
Pria di Kepri 3 Kali Ditangkap karena Hina Presiden Jokowi dan Istri (206722)
searchPerbesar
Postingan MK di akun twitternya yang diduga sebagai penghinaan terhadap Presiden Jokowi. Foto: Dok Polda Kepri.
Dengan akun yang sama pula, MK juga menghina Ketua PBNU Said Aqil Siradj dengan kata kasar.
ADVERTISEMENT
"Barang bukti yang diamankan adalah 1 unit handphone, SIM Card, akun twitter atas nama Tiger Andalas, serta kartu identitas pelaku," tambah Dir Reskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Teguh Widodo dalam keterangan tertulis yang diterima kepripedia, Kamis (13/5).
Teguh menerangkan, masih melakukan pemeriksaan terhadap MK. Atas perbuatannya MK dapat dijerat dengan Pasal 45A ayat 2 Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 ITE atas perubahan Undang-undang Nomor 11 tahun 2018 ITE.
MK juga dapat dikenakan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 ITE dan atau pasal 14 ayat 2 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
Pria di Kepri 3 Kali Ditangkap karena Hina Presiden Jokowi dan Istri (206723)
searchPerbesar
Pelaku penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan istri, MK. Foto: Dok Polda Kepri.

Ditangkap Ketiga Kalinya untuk Kasus Penghinaan Jokowi

Selain ditangkap pada Rabu (12/5) ini, MK diketahui pernah terlibat dan ditangkap dengan kasus yang sama pada tahun 2017 dan 2018 lalu. Ini merupakan ketiga kalinya MK berurusan dengan Polisi atas ungkapannya di media sosial.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan sumber yang dihimpun kepripedia,  MK pernah ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Tanjungpinang di Sungai Lekop Jalan Korindo, Kabupaten Bintan pada 18 Agustus 2017 silam.
Ia ditangkap setelah diduga menghina Presiden Jokowi melalui akun Facebook miliknya. Ia memposting foto Presiden Jokowi, Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden kelima Megawati Soekarno Putri, Menko Polhukam Wiranto, dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Di postingan foto tokoh politik dan pejabat negara tersebut, MK menuliskan kalimat yang diduga sebagai penghinaan.
Saat itu postingannya itu juga mengandung penghinaan terhadap Wali Kota Tanjungpinang saat itu, Lis Darmansyah, Ketua DPC NasDem Tanjungpinang Bobby Jayanto, dan Anggota Fraksi Partai Hanura di DPRD Kepri, Rudi Chua.
Saat diinterogasi penyidik, MK mengaku mengunduh berita melalui media sosial dan kemudian juga mengunggah berita tersebut karena mempertanyakan tentang dasar hukum suatu kelompok masuk dalam pemerintahan NKRI. Pertanyaannya tidak ditanggapi dan dirinya merasa kesal.
ADVERTISEMENT
Namun kala itu, MK tidak ditahan karena Wali Kota Tanjungpinang saat itu, Lis Darmansyah memaafkan dirinya dan meminta menghentikan kasus tersebut dengn syarat MK tidak mengulangi perbuatannya.
Pria di Kepri 3 Kali Ditangkap karena Hina Presiden Jokowi dan Istri (206724)
searchPerbesar
MK saat diamankan beberapa tahun silam. Foto: Istimewa
Tak berselang lama, MK kembali dilaporkan pada Februari 2018 oleh Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ke Polres Tanjungpinang.
Ia dilaporkan setelah postingannya di media sosial Google Plus kembali diduga menghina Presiden Jokowi beserta istri, Iriana Jokowi.
Di sosial media milik Google itu, MK juga kembali diduga menghina Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah beserta istri dan ibundanya yang telah meninggal dunia.
Perbuatan MK yang bertepatan pada momen Pilwako Tanjungpinang itu juga dinilai dapat memicu konflik antar kelompok.
MK kemudian diamankan dan dibawa Bareskrim Polri ke Jakarta untuk dimintai keterangan atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Republik Indonesia.
ADVERTISEMENT