News
·
24 Mei 2021 14:55

Program 100 Hari Bupati dan Wabup Natuna: Tekan COVID-19 hingga Pulihkan Ekonomi

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Program 100 Hari Bupati dan Wabup Natuna: Tekan COVID-19 hingga Pulihkan Ekonomi (347083)
searchPerbesar
Wan Siswandi dan Rodial Huda saat cabut nomor urut pada Pilkada Natuna 2020 lalu. Foto: Istimewa
Bupati Natuna, Wan Siswandi, menegaskan setelah dilantik ia bersama waki bupati, Rodial Huda akan berupaya semaksimal mungkin menekan angka COVID-19 di Kabupaten Natuna. Hal itu menjadi priotitas utama program kerjanya dalam waktu dekat.
ADVERTISEMENT
"Yang jelas yang kita inginkan dalam waktu dekat ini menekan angka COVID-19. Karena, mau kita bangun jalan atau dermaga tapi kalau masyarakatnya apa gunanya. Kemudian, baru kita barengi dengan pendidikan, insfrastruktur dan lainnya," ungkapnya menjawab program 100 hari kerja usai dilantik di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (24/5).
Ia menjelaskan, ada dua prioritas utama sesuai dengan amanat Presiden yang juga ditindaklanjuti dengan arahan Gubernur Kepri prioritas utama selama menjabat sebagai Bupati dan wakil bupati. Yakni, menekan angka penyebaran COVID-19 dan upaya pemulihan eknomi di masa pandemi.
Kedua hal itulah, menurut Wan Siswandi, yang akan difokuskannya dalam bekerja mengemban tugas dan jabatan sebagai kepala daerah kedepan.
"Karena, masyarakat juga berharap Natuna segera terbebas dari COVID-19. Makanya kita berdoa dan berupaya agar penyakit ini pergi Kepri Kepri, khususnya Natuna," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Selain COVID-19 dan ekonomi, mantan Sekda Natuna ini juga berharap, adanya sinergitas antara pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat untuk pembangunan di daerah, khususnya Natuna. Ia mencontohkan, ketika membangun jalan atau Dermaga, pemerintah kabupaten bisa menyediakan lahan, pemprov perencanaan sehingga pemerintah pusat bisa menyiapkan pembangunan fisiknya.
"Ini tugas besar dan kerja besar maka harus dikerjakan bersama-sama. Apa yang bisa dikerjakan kabupaten, dan juga dibantu Provinsi, termasuk pemerintah pusat," tutup Wan Siswandi.