News
·
5 Mei 2021 17:13

Ramai-ramai, Warga di Karimun Mudik Lebih Awal

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Ramai-ramai, Warga di Karimun Mudik Lebih Awal (64497)
Calon pemudik saat berada di Pelabuhan Domestik Karimun, Kepulauan Riau. Foto: Khairul S/kepripedia.com
Suasana di Pelabuhan Domestik Karimun, Kepulauan Riau, mulai terlihat ramai dari para calon pemudik yang akan melaksanakan lebaran di kampung halaman mereka, Rabu (5/5).
ADVERTISEMENT
Apalagi, banyak warga memilih mudik lebih awal sebelum diberlakukannya larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah mulai 6 besok hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Pantauan kepripedia, jumlah penumpang yang turun dan akan naik di pelabuhan domestik Karimun terus bertambah hingga siang hari.
"Ini menghindarkan besok aja ni, besok kan larangan itu udah mulai diterapkan, jadi kita berangkat hari inilah, karena ini terakhir kan," ujar salah satu calon penumpang, Parulian.
Padahal, larangan mudik tersebut sebelumnya juga sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Kepulauan Riau Nomor 460/SET-STC19/V/2021 tentang peniadaan perjalanan orang selama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2020 Masehi.
Ramai-ramai, Warga di Karimun Mudik Lebih Awal (64498)
Suasana pelabuhan domestik Karimun jelang pemberlakukan larangan mudik Kamis (6/5) besok. Foto: Khairul S/kepripedia.com
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan pemerintah resmi melarang mudik lokal maupun antardaerah di Kepulauan Riau. Namun, ada beberapa kriteria penumpang yang diperbolehkan untuk melaksanakan mudik.
ADVERTISEMENT
"Hasil rapat kemarin semua mudik dilarang, kecuali kepentingan mengunjungi orang sakit, ada keluarga meninggal atau melahirkan, dan kepentingan bersifat mendesak," ujar Ansar di Karimun, Rabu (5/5).
Dia menambahkan, tidak pembatasan moda transportasi laut secara khusus yang dilakukan. "Ini nanti tergantung demain supply nya. Kalau penumpangnya terbatas, pasti pelayarannya dibatasi juga," ujarnya.