2019_1001_11591900.jpg

Ricuh Mahasiswa Paksa Masuk DPRD, Lis : Saya Juga Anak Kampung Sini

1 Oktober 2019 12:57
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ricuh Mahasiswa Paksa Masuk DPRD, Lis : Saya Juga Anak Kampung Sini (45420)
zoom-in-whitePerbesar
Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa di Gedung DPRD Kepri kembali pecah, padahal aksi tersebut awalnya berlangsung damai, namun bentrok antara mahasiswa dan aparat kepolisian kembali tidak terbendung.
ADVERTISEMENT
Awalnya terjadi dialog antara mahasiswa, ketua sementara DPRD Kepri Lis Darmansyah, dan Kapolres Tanjungpinang AKBP M Iqbal.
Dalam dialog tersebut, mahasiswa meminta masuk ke dalam gedung dan ruang paripurna untuk penyampaian pernyataan terbuka DPRD Kepri. Namun, permintaan tersebut tidak dizinkan oleh Lis dan Kapolres Tanjungpinang.
Emosi mahasiswa pun tersulut akibat pernyataan Lis Darmansyah dengan tegas menolak permintaan tersebut.
"Kami sudah memfasilitasi apa yang adek-adek mahasiswa tuntut. Tapi, kalau untuk masuk tidak bisa. Kalau mau masuk rumah orang harus punya etika," ucap Lis.
"Saya juga anak kampung sini," tambahnya lagi.
Mendengar pernyataan itu, sontak massa yang sebelumnya duduk berontak berdiri dan maju melawan barikade.
Bentrok antara mahasiswa dan aparat kepolisian pun tak terbendung. Massa yang tersulut emosi berusaha membelah barikade polisi berseragam lengkap dengan tameng. Situasi memanas, tak hanya saling dorong, aksi saling pukul pun terjadi antara mahasiswa dan polisi.
ADVERTISEMENT
Penulis : Ismail
Editor : Wak JK
Ricuh Mahasiswa Paksa Masuk DPRD, Lis : Saya Juga Anak Kampung Sini (45421)
zoom-in-whitePerbesar
Ricuh Mahasiswa Paksa Masuk DPRD, Lis : Saya Juga Anak Kampung Sini (45422)
zoom-in-whitePerbesar