RSKI Galang Butuh Madu dan Vitamin C untuk Pasien COVID-19

Konten Media Partner
1 Agustus 2020 17:53
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
RSKI Galang Butuh Madu dan Vitamin C untuk Pasien COVID-19 (40095)
zoom-in-whitePerbesar
Pasien COVID-19 yang telah sembuh meninggalkan ruang perawatan RS Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Foto: ANTARA FOTO/Pradanna Putra Tampi.
Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau membutuhkan stok madu dan vitamin C untuk pasien yang terjangkit COVID-19. 
ADVERTISEMENT
"Sekarang ini kan untuk vaksin virus corona belum ada sehingga pasien kita kasih gizi madu dan vitamin C untuk menambah imun tubuh," kata Kepala RSKI Galang Kolonel dr Khairul Ikhsan Nasution pada kepripedia, Sabtu (1/8). 
Menurutnya, pasien yang selama ini menjalani perawatan di rumah sakit Galang, lebih banyak konsumsi madu dan vitamin C dibanding obat medis pendukung.
"Kalau untuk fasilitas dan juga peralatan serta tenaga medis, sudah cukup memadai," jelasnya. 
Selama ini, kata Khairul, pasien yang ngampang terjangkit virus corona imun tubuh lemah dan jarang berolahraga.
"Nah, disini selain konsumsi madu setiap pasien diharuskan olahraga rutin agar daya tubuh bisa kuat kembali," kata dia.
Ia menyebutkan, bahwa saat ini pasien yang dirawat di RSKI Galang berjumlah 32 orang. Keseluruhan pasien yang dirawat dalam keadaan sehat dan stabil.
ADVERTISEMENT
Ia merincinkan, pasien yang ditangani datang dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam sebanyak 28 orang, puskesmas 29 orang yang ada setiap hari. Selain itu pasien yang dirawat adalah pasien nasional.
Menurut Khairul, sejak mulai beroperasi pada April 2020 lalu, sebanyak 216 pasien yang sudah dirawat di rumah sakit tersebut. Dari 216 pasien yang di rawat 186 orang pasien sembuh dan sudah pulang.
"Untuk pasien meninggal dunia sampai saat ini, belum ada," kata Khairul.
Menurutnya pula, angka tersebut dapat berubah rubah sewaktu waktu dikarenakan RSKI Galang merupakan tempat rujukan dari Pemerintah Kota Batam.
"Sekarang tiap hari data berubah ada yang baru masuk ada juga yang keluar. Tapi seluruh pasien yang dirawat alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020