News
·
18 September 2020 13:39

Seorang Ayah di Batam Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Seorang Ayah di Batam Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri (134300)
Ilustrasi pelecehan seksual Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Entah apa yang merasuki YN warga Batam sehingga tega menggauli anak anaknya yang masih remaja berinisial CD, peristiwa itu terjadi, Sabtu (12/9).
ADVERTISEMENT
Mirisnya lagi, korban yang masih berusia 16 tahun, kerap mendapat perlakuan tidak senonoh ketika berada dirumah kontrakannya di Kecamatan Sagulung, Kota Batam.
Hingga akhirnya, kejadian yang memilukan itu terendus oleh warga sekitar pada saat mendengar keributan di rumah korban, kuat dugaan teriakan itu dipicu ketika pelaku hendak melakukan perbuatan asusila kepada korban.
"Warga curiga ada ribut-ribut dan mendatangi, ternyata sang ayah yang sudah lama ditinggal istri itu diduga menggauli anaknya," ujar salah seorang warga, Alex.
Mengetahui kejadian tersebut, warga kemudian melaporkan ke Polsek Sagulung, Batam, agar dapat ditangani secara hukum.
Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf, mengatakan saat ini pelaku sudah ditangkap pihaknya atas kasus dugaan  tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.
ADVERTISEMENT
"Iya benar pelaku telah diamankan atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur," kata Yusriadi kepada wartawan, Jumat (18/9).
Kejadian tersebut, kata dia, terjadi pada malam hari dimana pelaku sedang melihat anaknya keluar kamar menuju ruang tamu.
"Sekira pukul 00.10 WIB korban keluar dari kamar menuju ruang tengah untuk mengambil handphone korban yang terletak di ruang tamu," jelasnya.
"Setelah korban mengambil handphone, kemudian tangan korban ditarik pelaku yang kebetulan sedang duduk di ruang tengah sembari sebut 'Nggak kangen kamu sama Ayah," tambah dia.
Dengan lugu korban jawab "kangen lah yah, udah lama kita ga ketemu". Pelaku mencium kening korban hingga menyentil tubuh korban," kata dia.
Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Sagulung guna proses hukum lebih lanjut. Kepolisian juga masih mendalami motif apa yang melatarbelakangi pelaku berbuat cabul.
ADVERTISEMENT