Stafsus Dilaporkan PDIP, Gubernur Kepri: Sudah Saya Suruh Minta Maaf

Konten Media Partner
1 Oktober 2022 12:06
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad
ADVERTISEMENT
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengaku sudah meminta staf khususnya, Sarafudin Aluan, menyampaikan permintaan maaf kepada PDIP karena telah menyebar berita hoaks yang diduga menghina Sekjen PDIP.
ADVERTISEMENT
"Saya suruh Pak Aluan ketemu langsung dengan Pak Suryo (Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri) dan Pak Lis Darmansyah (Sekjen) sampaikan saja permohonan maaf," ujarnya saat ditemui awak media.
Ansar menyebutkan, persoalan ini terjadi atas ketidaksengajaan. Ia menyebut Sarafudin Aluan hanya membaca berita yang disebarkan tersebut secara sekilas dan langsung dibagikan ke grup whatsapp.
"Jadi dia baca tidak dibuka dan langsung di share saja," kata Ansar.
Ia menambahkan, setiap manusia tidak terlepas dari khilaf. Namun ia menilai yang terpenting adalah Sarafudin Aluan menyadari kesalahannya dan minta maaf.
Ia pun berharap masalah ini bisa segera diselesaikan.
"Kadang-kadangkan manusia pasti ada khilafnya. Yang penting dia sadari dan minta maaf, kan teman sama teman juga," pungkas Ansar.
ADVERTISEMENT
Sebagaimana diketahui, Sarafudin Aluan yang kini merupakan anggota staf khusus Gubernur Kepri telah dilaporkan DPD PDIP Kepri ke polisi pada Jumat (30/9) kemarin.
Laporan tersebut terkait pencemaran nama baik melalui media sosial yang disebarkan Sarafudin Aluan di grup whatsapp tentang PDI Perjuangan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020