News
·
2 Juli 2021 13:13
·
waktu baca 2 menit

Wagub Kepri Minta Disdik Data Anak Usia 12-18 Tahun untuk Divaksin COVID-19

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Wagub Kepri Minta Disdik Data Anak Usia 12-18 Tahun untuk Divaksin COVID-19 (25714)
searchPerbesar
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina. Foto: Ismail/kepripedia.com
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, meminta Dinas Pendidikan agar segera mendata jumlah anak usia 12-18 tahun di seluruh kabupaten/kota guna menyukseskan program vaksinasi anak yang diusung pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, menjelang dimulainya kembali pembelajaran tatap muka di sekolah, dibutuhkan keyakinan akan kekebalan para anak murid ketika mereka berinteraksi di sekolah nantinya.
"Vaksinasi untuk anak usia sekolah ini haruslah kita dukung, kalau anak-anak sudah divaksin tentu kita lebih yakin ketika pembelajaran tatap muka dimulai nanti," ucapnya, Kamis (1/7).
Ia menargetkan, dalam waktu lima hari Disdik Kepri sudah mendapatkan data-data tersebut. Sehingga, dalam waktu dekat vaksinasi pada anak usia sekolah bisa segera dimulai.
Dijelaskannya, program vaksinasi anak tersebut sangat bagus, karena jika bercermin dari pengalamannya tahun 2018 lalu pemerintah juga melaksanakan program vaksinasi rubella dan campak pada anak usia sekolah.
Oleh karena itu, Ketua TP-PKK Kota Batam ini meminta para orang tua dan guru untuk menjaga psikologis anak ketika divaksin nantinya.
ADVERTISEMENT
"Karena itu edukasi dan pendekatan kepada orang tua harus kita gencarkan, yakinkan bahwa pengawasan terhadap anak-anak sulit dilakukan karena mereka sangat aktif. Maka dengan divaksin itulah kita yakin anak kita dapat terlindungi," imbaunya.
Sementara itu, Kepala Disdik Kepri, Muhammad Dali, mengatakan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan seluruh dinas pendidikan kabupaten dan kota di Kepri.
"Karena kewenangan Provinsi itu SMA dan SMK. Sedangkan untuk SD dan SMP ada di Disdik kabupaten dan kota, semoga dalam lima hari ini bisa kami rampungkan," kata Dali.
Asisten I Juramadi Esram pun berujar bahwa untuk vaksinasi pada anak usia sekolah ini turut melibatkan jajaran TNI-Polri. Karena menurutnya tanpa bantuan dari TNI-Polri, Provinsi Kepri tidak akan melewati target 50 persen vaksinasi yang tercapai pada bulan Juni ini.
ADVERTISEMENT
"Jadi kita tetap libatkan TNI dan Polri, supaya bisa menjaga agar nanti tidak terjadi kerumunan juga saat proses vaksinasi," ujar Juramadi.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020