Pencarian populer

Waktu Evakuasi Logistik Pemilu yang Kandas Bisa Mencapai 30 Jam Lebih

Kapal KM Cargo Bayu Permata. Foto: Dok Kepripedia

Kapal Bayu Permata yang mengangkut logistik Pemilu 2019 untuk Kabupaten Natuna dari Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, kandas di perairan Pulau Rusa, Bintan, Jumat sore (29/3). Menurut salah seorang warga, untuk mengangkut kembali logistik pemilu yang tenggelam itu, dibutuhkan waktu paling cepat 27-28 jam, atau bahkan bisa mencapai 30 jam lebih perjalanan di laut.

"Biasanya kalau naik Kapal Pelni KM. Bukit Raya bisa 27-28 jam, tapi kalau kapal kargo itu (KM Bayu Permata) sepertinya bisa 30-32 jam untuk sampai ke Ranai Natuna," ujar Hendra, salah satu warga Natuna yang biasa menggunakan jasa kapal tersebut.

Ia lantas membuat perbandingan. Kecepatan kapal KM. Bukit Raya yang biasa membawa penumpang dari Pelabuhan Kijang ke Ranai Natuna punya kecepatan rata-rata 8,5 knot/maksimal 15,1 knot, sementara KM. Bayu Permata punya kecepatan rata-rata 4,5 knot/maksimal 4,8 knot, yang artinya lebih lambat dari KM. Bukit Raya milik Pelni.

Lokasi kandasnya kapal pengangkut logistik Pemilu 2019 tersebut diprediksi masih belum terlalu jauh, sehingga tim penyelemat bisa cepat sampai di lokasi tujuan.

Adapun logistik yang diangkut, antara lain:

  • Form C2 sampai C7 untuk kelengkapan di TPS dan PPS sebanyak total 41.281 lembar

  • Model C7 DPK-KPU dan Model C7 DPTb-KPU sebanyak 1.362 lembar

  • Form DAA.1 untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD kabupaten, dan DPRD provinsi sebanyak 71.486 lembar.

  • Form DA.1 untuk pemilihan presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten sebanyak total 11.655 lembar.

  • Form DA.2 untuk pernyataan keberatan saksi khusus sebanyak 170 lembar

  • Form DA.TT tanda terima sebanyak 60 lembar

  • Form DA-DH sebanyak 60 lembar

  • Form DA-BAST-KPU berita acara penerima hasil pemungutan suara dari PPS sebanyak 20 lembar

  • Form DA UND-KPU undangan sebanyak 300 lembar

  • Form DA.SP-KPU surat pengantar sebanyak 10 lembar.

Salah satu staf di KPU Provinsi Kepulauan Riau, Andi, mengatakan pengiriman logistik tersebut merupakan yang kedua. Sebelumnya, kertas suara, kotak suara, dan beberapa logistik lainnya sudah dikirim dan tiba di Ranai Natuna. Untuk logistik berupa formulir-fomulir tersebut diprediksi akan tiba paling lambat pada Minggu (31/3).

"Ini logistik yang kedua, dan yang kandas semalam sudah di perjalanan kalau tidak sore ini (30/3), paling lama besok siangnya (31/3) sampai di Ranai," ujarnya singkat.

Kabupaten Natuna sendiri merupakan pulau di perbatasan Indonesia yang merupakan kepulauan paling utara di Selat Karimata, Indonesia.

Penulis: Hasrullah

Editor: Wak JK

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33