News
·
26 November 2020 17:42

Warga di Batam Protes Minta Hentikan Pengerjaan Proyek di Cipta Asri

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Warga di Batam Protes Minta Hentikan Pengerjaan Proyek di Cipta Asri  (195398)
Salah seorang warga memprotes pengerjaan proyek di Cipta Asri Batam. Foto: Istimewa
Puluhan warga perumahan Cipta Asri, Kelurahan Tembesi, Sagulung, Batam tahap 3 melakukan protes, meminta pengembang Renggali Raya untuk berhentikan proyeknya.
ADVERTISEMENT
Permintaan warga menyusul bocah berusia 6 tahun anak kandung pasangan suami istri Novendri Adi dan Evi Anggraini meninggal ketika banjir melanda pemukiman warga beberapa waktu lalu.
"Terjadi banjir, hujan turun di perumahan baik diselokan maupun di perumahan warga. Maka dari itu kita minta proyek ini dihentikan sementara," kata Johan, salah seorang warga kepada kepripedia, Kamis (26/11).
Menurut mereka, proyek di pemukiman warga dinilai asal jadi seperti Amdal yang amburadul sehingga mengakibatkan terjadinya banjir yang menelan korban jiwa.
Warga di Batam Protes Minta Hentikan Pengerjaan Proyek di Cipta Asri  (195399)
lokasi proyek yang diprotes warga. Foto: Rega/kepripedia.com
"Ini lah kita minta pertanggung jawab dari pihak perusahaan. Untuk dapat evaluasi pekerjaanya," katanya.
Warga kemudian berduyun-dunyun datang ke kantor Renggali Raya dan meminta pihak perusahaan agar dapat memberhentikan proyek tersebut.
ADVERTISEMENT
"Tadi sudah ada titik temu warga dan pihak pengembang develover sepakat untuk berhentikan aktivitas proyek untuk sementara dan empang resapan air akan diperbaiki," kata salah satu security Cipta Asri yang bernama Khairul kepada wartawan.
Kemudian warga juga meminta pihak pengembang Cipta. Mereka meminta pengembang untuk mengevaluasi gorong-gorong.
Terpisah, manajemen PT Anugrah Griya Utama Marlon Hasibuan menyebutkan, bahwa untuk sementara aktivitas proyek tersebut dihentikan.
"Kita tunggu ada evaluasi pengerukan daerah resapan airnya," katanya kepada kepripedia.