News
·
7 November 2020 16:05

Wartawan di Batam Minta Bawaslu Terbuka Soal Informasi Pemilu

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Wartawan di Batam Minta Bawaslu Terbuka Soal Informasi  Pemilu (379293)
Sosisalisasi Hukum Bawaslu Kota Batam bersama media Cetak, Online dan Elektronik. Foto: Rega/kepripedia.com
Sejumlah wartawan meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Batam untuk terbuka dalam menyampaikan informasi publik terkait penyelenggaraan Pemilu 2020.
ADVERTISEMENT
Hal itu disampaikan wartawan saat acara Sosialisasi Hukum Bersama Media Cetak, Online, dan Elektronik yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Batam di Hotel Haris Batam Center, Sabtu (7/11).
"Kita minta Bawaslu memberikan informasi tentang penindakan pelanggaran Pemilu bagi paslon," ungkap, Liston, salah satu jurnalis dari Inews TV disela-sela acara tersebut.
Acara tersebut mengandeng dua narasumber dari kalangan organisasi pers di antaranya PWI yang dihadiri Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Richard Nainggolan dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam, Slamet Widodo.
Banyak pemahaman yang diberikan oleh narasumber kepada Bawaslu tentang kinerja media. Kedua organisasi tersebut meminta Bawaslu untuk terbuka informasi ketika saat dikonfirmasi para jurnalis.
ADVERTISEMENT
"Kita tidak tahu. Teman teman jurnalis seringkali mengalami kendala. Karena saat dikonfirmasi, mungkin terkendala jika kontak dengan teman-teman penyelenggara. Untuk itu, kami butuh keterbukaan. Dan kepada penyelenggara, untuk tidak membedakan bedakan satus media," kata Slamet.
Menanggapi hal tersebut, Kordinator Divisi Hukum, Humas data dan Informasi Bawaslu Kota Batam Mangihut Rajagukguk mengatakan, bahwa pihaknya telah membuka ruang untuk menyampaikan informasi ke publik.
"Jadi kita saat ini terbuka untuk media, karena sudah ada media center, sehingga pihaknya menjamin untuk informasi penyelenggaraan Pemilu transparan namun, saya minta media tentang untuk selalu mengawasi dan kontrol sesuai dengan tupoksinya," kata dia.