Perjalanan Chris Gardner Mengejar Kebahagiaan

Mahasiswi Universitas Multimedia Nusantara
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kerin Chang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Film “The Pursuit Of Happyness”, sebuah film biografi yang menceritakan perjuangan dari seorang pengusaha sukses bernama Chris Gardner. Ia memiliki seorang istri dan seorang anak laki-laki yang baru saja berusia enam tahun. Mereka tinggal di rumah kontrak yang sangat sempit. Setiap hari Chris akan mengantarkan anaknya untuk pergi ke tempat penitipan anak karena mereka tak mampu untuk membiayai uang sekolah anak. Chris mengalami banyak masalah dalam hidupnya meskipun demikian ia tidak mudah menyerah dengan keadaan. Sang Istri bernama Sherry, bekerja di sebuah rumah sakit. Mereka sudah lama mengalami masalah ekonomi. Tidak dapat membayar tagihan, mesin yang dijual oleh Chris juga tidak laku sampai ia tidak dapat memiliki sisa uang sedikit pun.
Pada film, Sherry dan Chris akhirnya harus berpisah dan Chris kehilangan rumah kontrakan karena tidak dapat membayar tagihan. Namun, ia tetap berusaha sekuat tenaga untuk mencari pekerjaan agar dapat membiayai hidup anaknya. Chris tetap berusaha keras untuk mendapatkan pekerjaan magang meskipun ia tidak digaji. Ia harus melewati berbagai penderitaan dengan anaknya.
Pagi ia akan mengantarkan anaknya pergi ke tempat penitipan anak, siang ia akan belajar saham agar ia bisa mendapatkan pekerjaan, pada makan siang ia akan membawa mesin yang ia jual ke rumah sakit, sore ia akan menjemput anaknya dan harus mengantre untuk mendapatkan kamar di sebuah bangunan khusus untuk tunawisma. Ia dan anaknya harus tidur di stasiun kereta karena tidak memiliki tempat untuk beristirahat di malam hari. Rutinitas itu terus dilakukan hingga berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Kemudian, keadaan mulai menjadi lebih baik ketika Chris diterima dalam pekerjaannya.
Ketika ia sangat terpuruk, ia tidak pernah meminta bantuan pada siapa pun dan tidak mau menceritakan masalahnya kepada siapa pun. Namun, ia selalu bersikap baik, ceria, dan tidak sombong bahkan setelah dirinya menjadi sangat sukses ia tetap menghargai dan menghormati orang lain, hal ini membuat seorang Chris Gardner menjadi terkenal karena kisahnya yang luar biasa. Kini Chris adalah seorang pengusaha sukses, investor, motivator, dan pemegang saham besar. Dari Chris kita belajar banyak bahwa ketika keadaan menjadi sangat buruk kita tetap tidak boleh menyerah karena cepat atau lambat waktu pasti akan berlalu dan berubah menjadi lebih baik. Semua hal memiliki proses yang panjang, kita harus tetap menikmatinya.
Chris juga mengajarkan kepada kita untuk menghargai dan menghormati semua orang yang pernah ada di dalam proses kehidupan kita, ia berkata bahwa semua orang dalam hidupnya di saat ia terpuruk sangat berperan penting dalam perjalanan hidupnya, jika tidak ada mereka ia tidak mungkin menjadi sukses seperti saat ini. Menurutmu apa yang dapat kita pelajari melalui kehidupan Chris Gardner?
