Kumplus- Rumus Pensiun di Usia 35 Tahun- Sandwich Generation

Generasi Sandwich dalam Pandangan Islam

Dosen Tetap Program Doktor FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok
15 Januari 2021 17:02
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pada September 2016 lalu saya berkesempatan berdakwah ke beberapa negara di Eropa, yaitu Belanda, Jerman, Austria, dan Prancis. Saat di Jerman, selain berkunjung ke Berlin, saya juga berkunjung ke kota pelajar, Gottingen.
Di sana saya bertemu dan mengisi pengajian warga Indonesia yang berdiaspora ke Jerman, berkunjung dan berdiskusi di Georg-August-Universität Göttingen. Yang paling mengesankan adalah berkunjung ke Panti Jompo GDA Wohnstift Göttingen.
Sudah jadi kebiasaan masyarakat Jerman dan Eropa pada umumnya untuk tinggal di panti jompo meski kondisi tubuh masih sehat. Bahkan yang berduit masih berani bayar mahal untuk tinggal di panti jompo. Sewa satu apartemen jompo harganya sekitar € 2000 atau setara Rp 30 juta.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanplus
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanplus
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanplus
Sudah menanggung hidup anak, masih harus memikirkan kondisi finansial orang tua. Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah, Cholil Nafis, menjelaskan bagaimana pandangan Islam soal tantangan menjadi generasi sandwich ini. Klik story pada daftar konten.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten