Konten dari Pengguna

FISIP Undana Matangkan Persiapan IAPA 2025 untuk Tata Kelola Pemerintahan

SEVIMA

SEVIMA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

KUPANG, 19 AGUSTUS 2025 – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus mempersiapkan diri dengan serius menjelang perhelatan “Indonesian Association for Public Administration (IAPA) Annual Conference and Congress 2025”, yang dijadwalkan akan berlangsung pada 27-28 Oktober 2025 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai tuan rumah, Undana berkomitmen untuk menjadikan konferensi ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga menjadi wadah yang memberikan dampak nyata dalam perbaikan tata kelola pemerintahan, khususnya di NTT.

Pada Selasa, 19 Agustus 2025, rapat pemantapan persiapan konferensi IAPA 2025 diadakan di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undana. Rapat tersebut dipimpin oleh Dekan FISIP Undana, Dr. William Djani, M.Si., dan Ketua Panitia IAPA 2025, Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana, M.Si.. Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh utama menggarisbawahi pentingnya kesiapan setiap aspek acara guna memastikan pelaksanaan konferensi yang sukses dan berimpact besar bagi pengembangan administrasi publik di Indonesia.

Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana, Ketua Panitia IAPA 2025, melaporkan bahwa progres persiapan acara tersebut sudah mencapai 70 persen. Ia menjelaskan bahwa berbagai divisi, mulai dari logistik, publikasi, hingga agenda ilmiah, telah mencapai progres antara 70 hingga 80 persen. “Kami optimis, dalam rapat selanjutnya kami dapat mencapai titik optimal untuk memastikan pelaksanaannya berjalan efektif dan efisien,” ujar Dr. Pradana.

IAPA 2025 ini juga akan dirangkai dengan Kongres Nasional IAPA, yang akan memilih pengurus baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IAPA. Kongres ini diperkirakan akan menarik partisipasi dari akademisi dan praktisi administrasi publik yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, yang tentu saja menambah nilai penting dari penyelenggaraan konferensi ini.

IAPA 2025 mengusung tema besar “Indigenous Public Administration: Bridging Tradition, Innovation, and Governance for a World-Class Public Sector”. Tema ini dipilih untuk mendorong kolaborasi yang lebih erat antara unsur tradisi dan inovasi dalam merancang serta mengimplementasikan solusi-solusi administrasi publik yang efektif. Dalam sesi konferensi ini, para peserta akan diajak untuk membahas berbagai tantangan dan solusi dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan di tingkat lokal, nasional, dan internasional.

Konferensi ini bertujuan untuk menyajikan berbagai presentasi penelitian dan pengalaman terbaik terkait administrasi publik, serta memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pemikiran dan gagasan inovatif. Sejalan dengan tema tersebut, Undana berharap bahwa acara ini tidak hanya bermanfaat untuk dunia akademik tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap kebijakan publik yang dapat diterapkan di berbagai wilayah Indonesia, terutama dalam konteks administrasi pemerintahan.

Foto: Istimeewa

Selain konferensi dan kongres, IAPA 2025 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan pendukung lainnya. Salah satunya adalah sertifikasi analisis kebijakan, yang ditujukan untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai kebijakan publik dan strategi implementasinya. Selain itu, terdapat juga lomba penulisan artikel ilmiah dan video, yang memungkinkan mahasiswa dan peneliti muda untuk berpartisipasi dalam menyuarakan gagasan-gagasan inovatif terkait administrasi publik.

City tour yang akan diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara, juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk menikmati keindahan kota Kupang dan provinsi NTT. Hal ini menjadi bagian dari upaya Undana untuk mengenalkan potensi lokal, baik dari segi budaya maupun sumber daya alam, yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu yang datang.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman komprehensif kepada seluruh partisipan, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga sosial dan budaya. Kami ingin menjadikan IAPA 2025 sebagai ajang yang memperkuat hubungan antar peserta dan memperkenalkan Provinsi NTT kepada dunia,” jelas Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana.

Sebagai tuan rumah perdana, Undana tidak hanya bertujuan menyelenggarakan acara yang sukses secara akademis, tetapi juga ingin memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan peran dan potensi Universitas Nusa Cendana serta Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam konteks nasional dan internasional. IAPA 2025 menjadi peluang bagi Undana untuk menunjukkan kontribusinya dalam dunia pendidikan, khususnya dalam bidang administrasi publik.

Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk membangun citra Undana sebagai pusat akademik yang berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga di tingkat global. Dr. William Djani, Dekan FISIP Undana, menambahkan, “Kami ingin IAPA 2025 tidak hanya menjadi ajang pertemuan ilmiah, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pembangunan dan kemajuan Indonesia, khususnya dalam bidang tata kelola pemerintahan.”

Penyelenggaraan IAPA 2025 juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTT, yang melihat acara ini sebagai kesempatan emas untuk mempromosikan potensi daerah dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Kolaborasi antara Undana dan pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dampak yang positif tidak hanya bagi sektor akademik, tetapi juga bagi pembangunan ekonomi dan sosial di NTT.

Dengan tema yang mengedepankan integrasi tradisi dan inovasi dalam administrasi publik, IAPA 2025 diharapkan dapat menjadi forum yang menghasilkan gagasan-gagasan inovatif yang dapat diterapkan di berbagai tingkatan pemerintahan. Konferensi ini juga bertujuan untuk memperkuat jaringan profesional di bidang administrasi publik dan memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan tata kelola pemerintahan di masa depan.

“IAPA 2025 akan menjadi momen penting untuk kita bersama-sama merancang solusi terbaik bagi tantangan administrasi publik yang kita hadapi, baik di tingkat lokal maupun global,” tutup Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana, Ketua Panitia IAPA 2025.

Dengan persiapan yang sudah mencapai 70 persen dan dukungan kuat dari berbagai pihak, IAPA 2025 di Universitas Nusa Cendana dipastikan akan menjadi acara yang memberikan dampak positif bagi pengembangan administrasi publik di Indonesia. Konferensi ini tidak hanya diharapkan memberikan solusi bagi tata kelola pemerintahan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Nusa Tenggara Timur sebagai pusat inovasi dan pendidikan tinggi.

Sumber: undana.ac.id