Konten dari Pengguna
Forenbang UNDIP 2026 Mantapkan Langkah Menuju Kampus WCU
15 September 2025 11:25 WIB
·
waktu baca 6 menit
Kiriman Pengguna
Forenbang UNDIP 2026 Mantapkan Langkah Menuju Kampus WCU
Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan Forum Perencanaan dan Pengembangan (Forenbang) Tahun 2026 di Ruang Sidang Rektor, Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang, KamisSEVIMA
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Semarang, 4 September 2025 — Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan Forum Perencanaan dan Pengembangan (Forenbang) Tahun 2026 di Ruang Sidang Rektor, Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang, Kamis (4/9). Agenda tahunan ini dihadiri Rektor, Wakil Rektor, para Dekan/Sekolah, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), Ketua Senat Akademik (SA), pimpinan lembaga, direktur, kepala badan, dan kepala-kepala kantor di lingkungan UNDIP. Mengusung tema “Kampus Transformatif: Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Riset Berdampak,” Forenbang menjadi bagian dari pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 yang menempatkan UNDIP pada fase pematangan menuju World Class University (WCU) sebelum memasuki fase aktualisasi dan rujukan pada dua dekade mendatang. Dikutip dari laman resmi Rektor UNDIP, Forenbang 2026 memang diarahkan untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan riset yang berdampak, sejalan dengan target WCU dan status UNDIP sebagai PTN BH.
ADVERTISEMENT
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) UNDIP, Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA, memaparkan arah strategis universitas riset yang dituangkan dalam 32 indikator kinerja utama (IKU) internal guna mendukung penguatan UNDIP sebagai universitas riset, menuju WCU, serta penguatan tata kelola PTN Berbadan Hukum (PTN BH). “Indikator-indikator ini sebagian saling berkaitan dan semuanya dirancang untuk mendukung capaian UNDIP sesuai dengan target Renstra yang telah ditetapkan,” ujarnya. Ia menambahkan, rangkaian pra-forenbang telah lebih dulu digelar untuk menyelaraskan perencanaan program dan anggaran lintas unit agar program prioritas dan rencana kerja tahunan terkonsolidasi.
Dalam sambutannya membuka forum, Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada BPP atas penyelenggaraan yang terstruktur dan menegaskan komitmen seluruh unsur kampus terhadap pencapaian IKU. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Prof. Pur dan tim BPP atas terselenggaranya forum ini dengan baik dan terstruktur. Kita semua yang hadir di sini juga harus melaksanakan apa yang sudah menjadi tugas kita di dalam IKU, sebagaimana tadi telah dijelaskan,” tuturnya. Rektor juga menyoroti tren positif peringkat internasional UNDIP dan menargetkan penguatan sarana-prasarana untuk riset dan pembelajaran. “Tahun ini hingga 2026, kita targetkan fasilitas fisik lebih dari cukup, sembari kita boost fasilitas-fasilitas penunjang seperti laboratorium,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
Sebagai konteks, dikutip dari laman resmi QS TopUniversities, Diponegoro University menempati peringkat #=624 dunia pada QS World University Rankings (QS WUR) 2026. Capaian ini dikonfirmasi pula melalui rilis resmi UNDIP yang menyebutkan lompatan 101 peringkat dari tahun sebelumnya, mempertegas konsistensi akselerasi reputasi akademik dan riset universitas. Informasi ini penting untuk membaca arah Forenbang: penguatan indikator riset dan dampak (“impactful research”) menjadi landasan untuk mempertahankan bahkan menaikkan posisi global.
Pada aspek tata kelola, dikutip dari dasbor PTN BH Kemdikbudristek (SINTA), Universitas Diponegoro tercatat sebagai PTN BH yang berkedudukan di Jawa Tengah. Status ini memberi keleluasaan UNDIP dalam pengambilan keputusan strategis, pengelolaan pendanaan secara akuntabel, serta pengembangan unit usaha dan dana abadi untuk mendukung keberlanjutan misi tridharma. Kapasitas kelembagaan tersebut menjadi kerangka penting bagi Forenbang dalam mengaitkan target riset, mutu pembelajaran, dan pengabdian masyarakat dengan mekanisme pendanaan dan pengelolaan risiko yang terukur.
Untuk memperjelas konteks penyelenggaraan forum, dikutip dari laman Rektor UNDIP bagian “Kontak”, Kantor Rektor beralamat di Gedung Widya Puraya, Jl. Prof. Soedharto, S.H., Tembalang, Semarang, Jawa Tengah—area yang menjadi simpul administrasi dan pengambilan keputusan universitas. Informasi alamat ini relevan karena Forenbang berlangsung di Ruang Sidang Rektor Gedung Widya Puraya, sehingga memudahkan pelacakan lokasi kegiatan dan keterkaitannya dengan pusat tata kelola UNDIP.
ADVERTISEMENT
Selain memaparkan capaian, Forenbang juga mempertegas kerangka indikator kinerja yang menjadi acuan lintas unit. Dikutip dari Buku Panduan Indikator Kinerja Utama (IKU) PTN terbitan Kemdikbudristek, IKU berfungsi sebagai tolok ukur transformasi pendidikan tinggi, menentukan klasifikasi PTN, serta terkait dengan dukungan sumber daya dan anggaran. Meski UNDIP mengembangkan 32 IKU internal sesuai kebutuhan institusi, prinsip IKU nasional (misalnya serapan kerja lulusan, pengalaman belajar di luar kampus, karya dosen yang digunakan industri, dan sebagainya) tetap menjadi rujukan harmonisasi kebijakan mutu. Dengan demikian, Forenbang 2026 tidak hanya menyusun daftar program, melainkan memetakan outcome yang terukur.
Di tingkat akademik, Rektor menekankan sinergi antara penguatan fasilitas dan kinerja riset berdampak. Fokus diarahkan pada penambahan dan upgrade laboratorium di sejumlah fakultas, ekosistem penelitian kolaboratif lintas disiplin, serta perbaikan tata ruang kampus yang representatif dan ramah lingkungan. Arah ini sejalan dengan agenda global perguruan tinggi riset yang menempatkan impact pada masyarakat dan kebijakan sebagai tolok ukur kinerja, bukan semata kuantitas publikasi. Pada sesi diskusi terbuka yang dipandu Kepala BPP, para pimpinan unit memaparkan program prioritas dan menerima tanggapan dari MWA, SA, dan para Dekan. Diskusi ini mengerucut pada penguatan sinkronisasi rencana kerja dan anggaran (RKA) agar selaras dengan indikator Renstra dan target tahunan.
ADVERTISEMENT
Forenbang juga menyoroti penguatan daya saing internasional. Selain konsolidasi peringkat QS WUR, UNDIP mendorong jejaring riset internasional, mobilitas dosen–mahasiswa, serta kemitraan dengan pemerintah daerah dan industri untuk memperbesar dampak hasil riset. Rektor menegaskan perlunya keseimbangan antara fasilitas fisik dan fasilitas penunjang akademik—termasuk laboratorium, pusat data, dan infrastruktur open science—agar peneliti dan mahasiswa memiliki ruang uji coba dan kolaborasi yang memadai. Dikutip dari QS TopUniversities, status UNDIP sebagai universitas publik terkemuka di Semarang memperkuat proposisi nilai kampus dalam menarik kolaborator dan talenta internasional.
Di sisi lain, penguatan tata kelola PTN BH menjadi prasyarat. Dengan mandat otonomi yang lebih luas, UNDIP perlu menjaga akuntabilitas, transparansi, dan manajemen risiko, terutama dalam pengembangan unit usaha dan pengelolaan dana abadi. Dikutip dari publikasi internal UNDIP dan literatur akademik tentang PTN BH, transformasi status menuntut kapasitas kelembagaan dalam menyelenggarakan tridharma bermutu sekaligus mengelola sumber daya secara berkelanjutan. Forenbang 2026 memposisikan hal ini sebagai fondasi keberlanjutan untuk memastikan program-program berdampak dapat berjalan konsisten di tengah dinamika pendanaan pendidikan tinggi.
ADVERTISEMENT
Secara geografis, UNDIP berpusat di kawasan Tembalang, Semarang dengan Gedung Rektorat Widya Puraya sebagai ikon administrasi kampus. Dikutip dari laman layanan internal UNDIP, Gedung Widya Puraya berada di koridor Jl. Prof. Soedarto, S.H., Kampus Universitas Diponegoro, Tembalang. Posisi ini menjadikan Tembalang sebagai “nadi” aktivitas manajerial universitas, termasuk pelaksanaan Forenbang dan koordinasi lintas unit. Penataan kawasan yang ramah pejalan kaki, penghijauan, dan konektivitas antargedung menjadi bagian dari agenda pembenahan fisik kampus yang disinggung dalam forum.
Dari rangkaian pemaparan dan diskusi, Forenbang 2026 menegaskan tiga poros kerja utama: (1) penguatan kualitas pembelajaran melalui kurikulum adaptif, experiential learning, dan peningkatan kompetensi dosen; (2) akselerasi riset berdampak yang terukur capaian hilirisasinya bagi masyarakat dan industri; serta (3) konsolidasi tata kelola PTN BH yang efektif, akuntabel, dan berorientasi hasil. Keseluruhan poros kerja ini ditopang oleh konsistensi pada Renstra 2025–2029 dan harmonisasi dengan IKU nasional.
ADVERTISEMENT
Di akhir forum, Rektor kembali mengajak seluruh unsur organisasi untuk menjaga konsistensi eksekusi. “Capaian UNDIP selama ini patut kita apresiasi. Tahun ini hingga 2026, kita targetkan fasilitas fisik lebih dari cukup, sembari kita boost fasilitas-fasilitas penunjang seperti laboratorium,” ujarnya, sembari menegaskan bahwa capaian indikator menjadi tanggung jawab bersama. Dengan arah kebijakan yang terfokus, dukungan tata kelola PTN BH, serta fondasi reputasi global yang kian solid, UNDIP menapaki tahap penting sebagai kampus transformatif yang berorientasi pada dampak dan daya saing global.
Sejalan dengan semboyan “UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat,” Forenbang 2026 mematrikan tekad universitas untuk mengonversi keunggulan akademik menjadi manfaat publik. Penguatan fasilitas, indikator kinerja yang terukur, dan tata kelola yang adaptif menjadi instrumen untuk memastikan hasil riset dan pembelajaran menjawab kebutuhan zaman. Dengan dukungan sivitas akademika dan jejaring kemitraan, UNDIP menargetkan konsistensi peningkatan performa global sekaligus memperluas jejak kebermanfaatan di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
ADVERTISEMENT
Sumber: undip.ac.id

