Konten dari Pengguna

Hadir Kongres ASPI XIII 2025, UM Jambi Perkuat Jejaring Nasional

SEVIMA

SEVIMA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Bandung – Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia dengan mengikuti Kongres ASPI XIII 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI). Kegiatan ini berlangsung pada 15–17 September 2025 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Gedung Labtek IX A, Ganesa, Bandung. UM Jambi mendelegasikan Bobby Indra Purnawan, S.T., M.P.W.K, Ketua Program Studi (Kaprodi) Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) untuk menghadiri kongres tersebut.

Kongres ASPI XIII menjadi ajang penting bagi perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Dalam acara ini, para akademisi dan praktisi berdiskusi mengenai berbagai isu terkini terkait kurikulum, akreditasi, penelitian, serta tantangan perencanaan wilayah dan kota di Indonesia. Selain itu, kongres juga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan masyarakat dalam upaya memperbaiki kualitas pembangunan di tingkat lokal dan nasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua ASPI dan seluruh Ketua Program Studi S1 PWK dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Kongres juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperkuat jaringan nasional dan internasional, mendorong kolaborasi penelitian, serta meningkatkan pertukaran dosen dan mahasiswa. Dengan demikian, mutu pendidikan PWK di Indonesia diharapkan terus meningkat dan lebih relevan dengan tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Menurut Bobby Indra Purnawan, keikutsertaan UM Jambi dalam Kongres ASPI XIII merupakan langkah strategis bagi Prodi PWK UM Jambi yang baru berdiri. Ia menyampaikan, “Karena PWK UM Jambi baru berdiri, kita wajib masuk ke dalam ASPI. Melalui asosiasi ini, banyak hal yang akan mendukung kemajuan prodi kita, baik dari segi pengajaran, pertukaran mahasiswa dalam project studio bersama, hingga sertifikasi lulusan. Selain itu, dosen juga akan mendapat banyak kesempatan peningkatan kompetensi.”

Bobby menjelaskan bahwa bergabungnya Prodi PWK UM Jambi ke dalam ASPI membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian, serta memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk berpartisipasi dalam berbagai forum nasional maupun internasional. “Keikutsertaan dalam ASPI memungkinkan kita untuk memperkuat daya saing prodi kami, baik di tingkat nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Dalam Kongres ASPI XIII, para peserta juga mendiskusikan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam melakukan penelitian terapan untuk pembangunan kota yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta menjadi fokus utama dalam memperkuat kontribusi akademisi terhadap pembangunan wilayah dan kota di Indonesia.

“Kongres ini mempertegas pentingnya peran ASPI dalam menjaga etika dan standar profesi akademik. ASPI juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan kompetensi berkelanjutan bagi dosen dan praktisi di bidang perencanaan wilayah dan kota,” ujar Bobby Indra Purnawan, yang juga menekankan pentingnya pendidikan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, pembahasan terkait pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan kota dan daerah juga menjadi topik yang sangat relevan dalam forum ini. Para peserta kongres berharap dapat menghasilkan kebijakan yang dapat diimplementasikan di perguruan tinggi di seluruh Indonesia, sehingga menghasilkan perencana kota yang siap menghadapi tantangan pembangunan yang terus berkembang.

Sebagai universitas yang memiliki visi untuk menjadi Entrepreneurship University, UM Jambi terus mengembangkan diri untuk mencetak lulusan yang tidak hanya berkompeten di bidang akademik, tetapi juga siap berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan daerah. Visi ini selaras dengan tujuan ASPI untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang perencanaan wilayah dan kota di Indonesia, serta memperkuat konektivitas antara perguruan tinggi dengan dunia profesional.

Prodi PWK UM Jambi yang baru berdiri ini berupaya memberikan pendidikan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga pada praktik langsung yang relevan dengan kebutuhan pembangunan kota dan wilayah di Indonesia. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam merencanakan dan mengelola pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

Salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh perencanaan wilayah dan kota di Indonesia adalah perubahan iklim dan urbanisasi yang pesat. Oleh karena itu, ASPI bersama dengan perguruan tinggi anggota, termasuk UM Jambi, berkomitmen untuk mengembangkan kurikulum yang berfokus pada perencanaan kota yang berkelanjutan, serta memberikan pelatihan kepada mahasiswa dan dosen agar siap menghadapi tantangan tersebut.

“Indonesia membutuhkan perencana kota yang tidak hanya ahli dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki wawasan global dan dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan kebutuhan masyarakat. Forum ini bertujuan untuk menciptakan kolaborasi yang produktif di antara perguruan tinggi untuk mencetak perencana kota yang berkualitas,” ungkap Bobby Indra Purnawan.

Kongres ASPI XIII ini juga menekankan pentingnya penguatan hubungan dengan mitra internasional dalam bidang pendidikan perencanaan wilayah dan kota. Kolaborasi internasional diharapkan dapat memberikan wawasan lebih luas kepada mahasiswa dan dosen dalam menghadapi tantangan global. Selain itu, melalui pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara perguruan tinggi, kualitas pendidikan di bidang ini dapat meningkat secara signifikan.

Keikutsertaan UM Jambi dalam Kongres ASPI XIII 2025 menunjukkan komitmennya untuk memperkuat pendidikan perencanaan wilayah dan kota di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, UM Jambi berharap dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam pendidikan dan perencanaan kota yang berkelanjutan, serta mempersiapkan mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan wilayah dan kota di Indonesia.

Dengan bergabung dalam ASPI, Prodi PWK UM Jambi tidak hanya mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pembangunan kota, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk berpartisipasi dalam forum nasional dan internasional. Langkah ini menunjukkan komitmen UM Jambi untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global dalam dunia perencanaan wilayah dan kota yang berkelanjutan.

Sumber: aksipost.com