Konten dari Pengguna

Pencairan Tukin Jadi Suntikan Semangat Baru bagi Dosen ISI Padangpanjang

SEVIMA
Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!
15 Juli 2025 15:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melakukan pencairan dana Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi dosen ASN untuk PTN Satker, PTN BLU belum remunerasi, dan dosen ASN di lingkungan LLDIKTI, sejak 8 Juli 2025. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan motivasi, profesionalisme, serta produktivitas para dosen dan pegawai di seluruh perguruan tinggi negeri.
ADVERTISEMENT
Merespons kebijakan strategis tersebut, Direktur Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah. “Terima kasih yang setulus-tulusnya kami sampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, serta seluruh jajaran kementerian atas komitmen luar biasa dalam meningkatkan kesejahteraan dosen melalui kebijakan pencairan Tunjangan Kinerja,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah yang sangat berarti bagi dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam mendorong kualitas sumber daya manusia dan iklim akademik yang sehat.
“Ini menjadi suntikan semangat baru bagi para dosen di Institut Seni Indonesia Padangpanjang untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan dan kebudayaan bangsa,” tegas Febri.
ADVERTISEMENT
Ia menambahkan, semangat yang tumbuh dari kebijakan ini akan terus dijaga sebagai energi kolektif dalam menciptakan institusi yang berdampak dan menghasilkan lulusan unggul. “Semoga langkah strategis ini membawa keberkahan, memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, serta menjadi awal dari berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional yang lebih berkelanjutan dan merata di seluruh Indonesia,” tutupnya.