Pencarian populer

Makanan Penuh Nutrisi, Jeonbokjuk

Terkenal sebagai buburnya para Raja Korea di masa lalu.

Saat tubuh tidak enak badan, tentu bubur menjadi makanan pertama yang dipilih untuk mengisi perut. Teksturnya yang lembut membuatnya mudah untuk dicerna. Untuk orang Korea sendiri, saat ada keluarga yang sakit biasanya akan disediakan Jeonbokjuk.

Jeonbokjuk atau 전복죽 merupakan hidangan bubur dengan daging abalone. 전복 (jeonbok) dapat diartikan sebagai abalone dan 죽 (juk) yang berarti bubur. Hidangan ini sering diberikan pada orang yang sedang sakit karena dipercaya sebagai makanan dengan nutrisi yang sangat tinggi. Abalone sendiri memakan rumput laut seperti mustard laut yang kaya akan mineral. Karena hal tersebut Abalone dipercaya menjadi ‘pusatnya lautan’. Abalone kaya akan protein serta vitamin dan mineral seperti kalsium dan fosfor.

Pada awalnya kepercayaan Kaisar China Qin Shi Huang akan khasiat abalone membuatnya terus mengkonsumsi kerang ini. Kaisar sendiri menginginkan hidup yang abadi dan khasiat abalone dipercaya dapat memberikannya. Saat masa lalu Abalone termasuk ke dalam bagian hidangan yang sangat berharga, seringkali digunakan sebagai bahan yang dipersembahkan untuk Raja. Namun saat ini abalone dengan mudah didapatkan.

Saat membuat Jeonbokjuk, jumlah abalone yang digunakan bebas tergantung keinginan. Setelah membersihkan abalone dengan air dan garam, abalone dipotong kecil agar lebih mudah dimakan. Untuk membuat buburnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah memanaskan panci dengan minyak wijen dan bawang putih setelah itu masukan isi perut abalone kemudian campur hingga merata. Setelah dirasa cukup matang masukan nasi dan aduk hingga kekuningan. Kemudian masukan daging abalone dan air secukupnya, aduk hingga merata. Tunggu hingga menjadi bubur dan masukan sayur seperti wortel dan daun bawang. Untuk rasa masukkan saus ikan dan garam, maka Jeonbokjuk sudah selesai dimasak.

Nah jadi itulah Jeonbokjuk, makanan penuh nutrisi dari Korea Selatan. Untuk informasi tentang Korea lainnya, nantikan terus di Koreachobo!

Sumber:

Hansik

Maangachi

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60