kumparan
KONTEN PENGGUNA
4 Juni 2018 14:44

Razan Najjar Sang Malaikat Palestina Tewas, Turki Minta Israel Dibawa ke Pengadilan

Seorang Paramedis Wanita Palestina, Razan Ashraf al-Najjar yang berumur 21 tahun tewas ketika pasukan militer Israel menembaki sekelompok pengunjuk rasa di dekar perbatasan Jalur Gaza.
ADVERTISEMENT
Saat itu, Al-Najjar sedang mengobati para demonstran Palestina yang sedang terluka.
Kejadian penembakan itu terjadi di sebelah timur Kan Yunis, sekitar 25 Kilometer dari Kota Gaza. Najar mengalami luka tembar parah dan akhirnya meninggal dunia.
Dilansir dari presstv.com, setidaknya 120 warga Palestina dibunuh pasukan Israel sejak "Great March of Return" dimulai di Jalur Gaza pada 30 Maret 2018.
Sekitar 13.300 warga Palestina menderita luka-luka dan sebanyak 300 orang di antaranya berada dalam kondisi kritis. Selain itu juga terdapat 14 anak yang terluka.
Ketegangan ini muncul sejak Presiden AS Donald Trump pada 6 Desember 2017 mengumumkan adanya pengakuan Washington atas Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel.
ADVERTISEMENT
Bahkan, AS sudah memindahkan kedutaannya ke kota tersebut. Keputusan itu memicu demonstrasi di berbagai wilayah Palestina.
Status Yerusalem al-Quds adalah masalah paling rumit dalam konflik Israel-Palestina selama beberapa dekade. Orang-orang Palestina melihat Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan