Pembukaan dan SG DAMNAS PC IMM Cirendeu Sebagai Reposisi Gerakan Intelektual

Akun resmi milik Universitas Muhammadiyah Jakarta yang dikelola oleh Kantor Sekretariat Universitas
Konten dari Pengguna
14 Juli 2022 12:34
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari UMJakartaOfficial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Peserta Pembukaan dan Stadium General Darul Arqam Madya Nasional PC. IMM Cirendeu
zoom-in-whitePerbesar
Peserta Pembukaan dan Stadium General Darul Arqam Madya Nasional PC. IMM Cirendeu
ADVERTISEMENT
Selasa (12/7/2022) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Cirendeu (PC. IMM Cirendeu) melaksanakan pembukaan Darul Arqam Madya Nasional (DAMNAS) dan Stadium General (SG) di Auditorium Kasman Singodimedjo FISIP UMJ sebagai langkah awal mereposisi Gerakan intelektual mahasiswa, khususnya mahasiswa UMJ, dan mahasiswa secara umum.
ADVERTISEMENT
DAMNAS PC IMM Cirendeu mengangkat tema Reposisi Gerakan Intelektual : Mewujudkan Politik IMM Berkemajuan. Hal yang melatar belakangi tema tersebut disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Yatino dalam laporannya. Yatino mengatakan bahwa DAMNAS PC IMM Cirendeu ini akan mencoba menalaah secara komprehensif bagaimana gerakan dan dinamika politik dalam ikatan maupun tingkat negara. Dinamika yang terjadi akan dikomparasikan dengan gerakan intelektual, khas IMM, sehingga menghasilkan politik IMM yang berkemajuan. “DAMNAS PC. IMM Cirendeu dihadiri oleh 46 peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Total 22 provinsi mendelegasikan kadernya berpartisipasi mengikuti DAMNAS Cirendeu”, jelas Yatino.
Ketua Umum IMM Cabang Cirendeu, Dicky Mulya Ramadhani, S.AP menyambut peserta yang berkumpul dari berbagai daerah di Indonesia. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh peserta karena telah memberikan kesempatan (kepada IMM Cirendeu) untuk mengembangkan pemikiran dan pengalaman. Dicky menjelaskan bahwa reposisi gerakan intelektual IMM, didalamnya merupakan pengembangan dari buah pemikiran Antonio Gramsci, Intelektual Organik. “Harapannya kader mampu menjalankan gerakan fungsinya sebagai gerakan yang transformatif untuk perubahan sosial dan mampu berdiaspora untuk kader umat, persyarikatan, dan bangsa dalam kontekstualisasi politik”, jelas Dicky.
ADVERTISEMENT
Dicky pun menjelaskan bahwa perlu kader ikut andil dalam berkegiatan pada segala aspek yang ada. “IMM perlu ikut andil berkegiatan pada aspek sosial, politik, dan ekonomi untuk kedepan nanti. Memberikan kontribusi dan gagasan untuk persyarikatan dan bangsa”, ucap Dicky. Permasalahan disetiap aspek sangatlah kompleks dan beragam. Perlu adanya individu atau kelompok yang rela mengabdi dalam hal aksi maupun gagasan sebagai upaya reposisi gerakan. Harapannya kader IMM lah yang nantinya menjadi kelompok tersebut, dan dari UMJ lah sebagai promotor dan garda terdepan, secara tersirat.
Wakil Rektor 4 UMJ, Dr. Septa Candra, S.H, M.H., berpesan kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan sungguh-sungguh. Bermula dari sungguh-sungguh nantinya akan membuahkan pemikiran untuk kemajuan gerakan persyarikatan maupun bangsa. “Peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan baik kemudian bisa melahirkan kader IMM yang militan sesuai dengan temanya, reposisi gerakan dari IMM itu sendiri dalam rangka mewujudkan gerakan intelektual yang berbasis pada persyarikatan IMM yang berkemajuan”, jelas Septa.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Umum IMM DPD DKI Jakarta, Ari Aprian Harahap, S.Pd. Ari berpesan kepada seluruh peserta untuk senantiasa fokus pada kegiatan ini, jangan sampai terpecah. “Berjalanlah maka kau akan dapat ganti dari orang yang kau tinggalkan. Berusahalah karena nikmat hidup ada didalamnya”, Ujar Ari. Kegiatan dibuka oleh Ari dengan simbolik sebagai penanda telah dimulainya kegiatan ini.
Kegiatan diakhiri oleh Stadium General yang disampaikan oleh keynote speaker, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tangerang Selatan, Drs Fuad MPA,. Fuad menjelaskan tentang korelasi program kerja antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, yang dicetuskan dalam 5 arahan utama sebagai pelaksanaan misi Nawacita dan pencapaian sasaran visi Indonesia 2045 nomor 1 yaitu pembangunan sumber daya manusia. Fuad juga menjelaskan tentang tantangan untuk pengembangan sumber daya manusia. “Tantangan dalam upaya mengembangkan sumber daya manusia ada 5. Aspek pengetahuan, politik, teknologi, sosial, dan ekonomi”, kata Fuad.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut sangat relevan dengan tujuan pelaksanaan DAMNAS IMM Cirendeu untuk mengurai permasalahan tersebut dan mencoba mencari solusi gerakan untuk dapat mendukung perencanaan tersebut dan upaya menciptakan mahasiswa unggul, menyongsong UMJ dengan akreditasi unggul.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020