kumparan
KONTEN PENGGUNA

Mencicipi Bakso Gepeng PSP yang Legendaris di Pontianak

IMG_6469.JPG
Bakso ! menu kuliner sejuta umat. siapa yang sanggup menolak ?
Makan bakso! Bakso adalah menu makanan populer yang disukai sejuta umat. Bakso mudah ditemukan, dari segi harga dan penampilan pun bervariasi. Bisa dicicipi sebagai hidangan tradisional hingga modern.
ADVERTISEMENT
Mulai dari penjual kaki lima hingga ke restoran dan hotel, bakso tetap menjadi penggoda selera dan pembangkit nafsu makan. Apalagi, ketika cuaca sedang sendu dan hujan turun, seketika tentu terlintas, "Bakso yuk."
IMG_6466.JPG
Bakso PSP bertajuk "keboen sayoek" lokasi di Jalan AR. Hakim
Bicara tentang bakso, ada satu kedai bakso terkenal yang memiliki banyak cabang di Pontianak. Menariknya, bakso ini sudah dikelola dan diturunkan ke berbagai lintas generasi, namanya 'Bakso PSP'.
Banyak pilihan jenis bakso yang dapat dijumpai di Bakso PSP. Salah satu yang populer yaitu bakso gepeng. Ya, betul! Bakso gepeng. Jika umumnya bakso memiliki bentuk bulat seperti bola ping-pong, Bakso PSP--yang namanya meroket sejak 1967--ini terkenal dengan bakso gepeng.
Lokasi Bakso PSP ini ada di Jalan AR. Hakim yang dulunya adalah kebun sayur (keboen sayoek untuk ejaan zaman dulu), yang kini telah menjadi stadion sepak bola PSP. Dari situ lah mengapa disebut Bakso PSP.
ADVERTISEMENT
Sebelum membuka kios, dulu Bakso PSP berjualan di gerobak dan bernaung di bawah tenda yang dibongkar pasang. Mereka telah berjualan kurang lebih 40 tahun di tempat tersebut. Kini, kios bakso ini juga telah diwariskan ke Ko Akhiong atau Toni anak dari pendiri Bakso PSP.
IMG_6467.JPG
Tampak suasana di Bakso PSP Pontianak
Jika kamu mau makan di Bakso PSP, kamu juga bisa memilih jenis minya, mulai dari mi instan, mi kuning, dan kwetiau. Saat datang ke kedainya, kami langsung memesan satu mangkok bakso komplet ditambah mi instan, satu mangkok bakso komplet menggunakan mi kuning, dan bakso komplet dengan mi campur--mi kuning dan kwetiau.
IMG_6459.JPG
Satu porsi bakso komplit dengan mi kuning dan kwetiau
Tidak perlu menunggu lama, ketiga pesanan bakso komplet kami ini mendarat sempurna di atas meja. Aku pun langsung sigap menuangkan bumbu dan penyedap rasa tambahan seperti kecap manis, cabe, dan juga jeruk sambal, mantap sekali!
ADVERTISEMENT
Dalam satu porsi bakso ini terdapat satu bakso urat, dua bakso polos, dua tahu isi bakso, dan satu bakso gepeng. Bagi teman-teman yang ingin menambah bakso jenis tertentu juga bisa.
IMG_6460.JPG
kuah bakso yang bening dan tidak terlalu keruh menjadi ciri Bakso PSP
Kita mulai dengan kuah baksonya lebih dulu ya teman-teman kumparan. Kuahnya bening dan tidak terlalu keruh, ditaburi dengan daun sup dan bawang merah goreng di atasnya.
Cita rasa yang ringan, soft dan tidak terlalu pekat menjadi ciri khas kuah di Bakso PSP ini, apabila dipadukan dengan kecap manis dan jeruk sambal, maka akan menambah kenikmatan.
Kamu akan merasakan asin gurih yang tertangkap di lidah, bercampur dengan manis dari kecap dan juga asam jeruk yang menyegarkan. Aku suka sensasi seperti ini ketika menikmati semangkuk bakso, sungguh menambah selera makan.
IMG_6454.JPG
Bakso gepeng yang menjadi khas dari Bakso PSP, disusul dengan bakso urat dan juga bakso polos
Bicara tentang tekstur dan rasa dari bakso daging sapi PSP ini, teksturnya cukup kenyal, daging sapinya sangat terasa, empuk, dan ukurannya juga pas--tidak begitu besar atau kecil. Satu porsi bakso ini dijual dengan harga Rp 25 ribu.
IMG_6453.JPG
Bakso urat yang juga menjadi salah satu jenis bakso favorit selain bakso gepeng.
Selain di jalan AR. Hakim, Bakso PSP juga dapat teman-teman kumparan temukan di Jalan Merdeka, Jalan Sultan Abdurahman, dan di Jalan Sungai Raya Dalam. Semuanya dikelola oleh sesama saudara dari Ko Akhiong.
ADVERTISEMENT
Bagaimana teman-teman kumparan pecinta bakso? Sanggupkah teman-teman melewatkan bakso legendaris ini jika sedang berkunjung ke Pontianak? Mampir dan obati rasa penasaran teman-teman. Salam kuliner kota Pontianak.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan