kumparan
10 Feb 2019 17:07 WIB

5 Badan Usaha Ini Turunkan Harga BBM Nonsubsidi di Februari 2019

Ilustrasi SPBU Pertamina Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Kementerian ESDM mengumumkan lima badan usaha telah menurunkan harga BBM nonsubsidi pada Februari 2019. Penurunan harga dilakukan karena tren harga minyak dunia yang terus turun.
ADVERTISEMENT
Adapun kelima badan usaha yang menurunkan harga BBM nonsubsidi adalah PT Aneka Petroindo Raya, PT Vivo Energy Indonesia, PT Shell Indonesia, PT Total Oil Indonesia, PT Pertamina (Persero). Penurunan harga dilakukan serentak sejak pekan lalu.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan penurunan harga jual eceran jenis BBM nonsubsidi tersebut sesuai dengan keputusan menteri ESDM.
"Keputusan Menteri ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan melalui SPBU-SPBN," kata Djoko dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (10/2).
Penurunan harga BBM nonsubsidi tersebut bervariasi pada masing-masing badan usaha, berkisar Rp 50 hingga Rp 1.100 per liter. Menurut Djoko, selain harga minyak dunia yang terus turun, harga BBM turun karena nilai tukar rupiah juga terus menguat.
ADVERTISEMENT
Dalam aturan ini, kata dia, ditetapkan batas bawah sebesar 5 persen dan batas atas sebesar 10 persen. Penurunan harga ini juga bertujuan untuk melindungi konsumen dan pengusaha sekaligus yang tidak mengambil keuntungan terlalu besar.
SPBU Vivo Foto: Google Maps via Tyo Gibrant
Djoko mengatakan, penetapan harga dasar ini sebagai pedoman untuk harga jual eceran. Formula harga eceran di bawah RON 95 dan diesel 48 batas bawahnya adalah Mean of Platts Singapore (MOPS) + 925 per liter + 5 persen margin + PPN.
Sementara batas atas MOPS + 2542 per liter + 5 persen margin + PPN 10 persen. Jadi, pemerintah harus bijak untuk melindungi konsumen dan pengusaha. Jadi praktik usaha juga lebih fair, itu tujuan kita," ucap dia.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, ada juga 3 badan usaha yang tidak menurunkan harga BBM. Menurut Djoko, harga yang mereka jual saat ini sudah sesuai ketentuan yang pada terhadap Keputusan Menteri ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019.
Ketiga badan usaha yang tidak menurunkan harga BBM nonsubsidi adalah PT AKR Corporindo Tbk, PT Exxonmobil Lubricants Indonesia, dan PT Garuda Mas Energi.
Berikut rincian harga BBM nonsubsidi yang turun sejak pekan lalu:
1. PT Aneka Petroindo Raya per 6 Februari 2019
BP 90 Wilayah Jabodetabek: Dari Rp 9.950 menjadi Rp 9.350 turun Rp 600 per liter
BP 92 Wilayah Jabodetabek: Dari Rp 10.500 menjadi Rp 9.990 turun Rp 650 per liter
BP 95 Wilayah Jabodetabek: Dari Rp 11.950 menjadi Rp 10.950 turun Rp 1.000 per liter
ADVERTISEMENT
BP Diesel (CN 48) Jabodetabek: Dari Rp 11.900 menjadi Rp 11.100 turun Rp 800 per liter
2. PT Vivo Energy Indonesia per 8 Februari 2019
Mogas 90 Wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang: Dari Rp 9.900 menjadi Rp 9.750 turun Rp 150 per liter
Mogas 92 Wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang: Dari Rp 10.150 menjadi Rp 9.800 turun Rp 350 per liter
Mogas 95 Wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang: Dari Rp 11.900 menjadi Rp 10.850 turun Rp 1.050 per liter
3. PT Shell Indonesia per 9 Februari 2019
Super (RON 92) Jabodetabek: Dari Rp 10.450-Rp 10.550 menjadi Rp 9.900 turun Rp 600 per liter
Super (RON 92) Bandung: Dari Rp 10.550 menjadi Rp 9.900 turun Rp 650 per liter
ADVERTISEMENT
Super (RON 92) Jawa Timur: Dari Rp 10.600 menjadi Rp 9.900 turun Rp 700 per liter
Super (RON 92) Sumatera Utara: Dari Rp 10.400 menjadi Rp 9.900 turun Rp 500 per liter
V-Power (RON 95) Bandung: Dari Rp 11.900-Rp 12.050 menjadi Rp 10.950 turun Rp 1.000 per liter
V-Power (RON 95) Bandung: Dari Rp 12.050 menjadi Rp 10.950 turun Rp 1.100 per liter
V-Power (RON 95) Jawa Timur: Dari Rp 12.050 menjadi Rp 10.950 turun Rp 1.100 per liter
Untuk produk Diesel (CN 51), Diesel Extra (CN 48), dan Regular (RON 90) harganya juga turun dari Rp 100 hingga Rp 700 per liter.
4. PT Total Oil Indonesia per 9 Februari 2019
ADVERTISEMENT
Performance 90 di Jatabek: Dari Rp 9.900 menjadi Rp 9.300 turun Rp 600 per liter
Performance 92 di Jatabek dan Bogor: Dari Rp 10.400-Rp 10.500 menjadi Rp 9.900 turun Rp 500-Rp 600 per liter
Performance 95 di Jatabek dan Bogor: Dari Rp 11.850-Rp 11.900 menjadi Rp 10.950 turun Rp 950-Rp 1.000 per liter
5. PT Pertamina (Persero) per 10 Februari 2019 di seluruh Indonesia
Pertamax Turbo dari Rp 12.000 menjadi Rp 11.200 atau turun Rp 800 per liter
Pertamax dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.850 atau turun Rp 350 per liter
Dex disesuaikan dari Rp 10.300 menjadi Rp 10.200 atau turun Rp 100 per liter
Dexlite disesuaikan dari Rp 11.750 menjadi Rp 11.700 atau turun Rp 50 per liter
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan