Bisnis16 September 2020 17:38

7.000 Produk Indonesia Bebas Bea Masuk ke Australia

Konten Redaksi kumparan
7.000 Produk Indonesia Bebas Bea Masuk ke Australia (2971)
Kapal Ekspor Indonesia di Tanjung Priok Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Indonesia dan Australia telah melakukan kesepakatan perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Australia (IA-CEPA) yang resmi berlaku pada 5 juli lalu. Salah satu keuntungan kerja sama ini bagi Indonesia yaitu pembebasan bea masuk bagi 7.000 produk.
ADVERTISEMENT
Konsul Jenderal RI-Australia, Dewi Gustina Tobing mengatakan, kemitraan kedua belah negara ini akan memberikan kemudahan ekspor bagi kedua belah pihak.
“Kita sudah menandatangani perjanjian Indonesia-Australia IA CEPA. Ini long process, sejak tanggal 5 juli 2020 itu sudah diimplementasikan. Dengan agreement ini kita punya 7.000 barang yang bisa ke Australia (bea) masuk zero persen. Demikian mereka. Tapi kalau perspektif kita dari sebelumnya masih tinggi,” terangnya kepada kumparan, Rabu (16/9).
7.000 Produk Indonesia Bebas Bea Masuk ke Australia (2972)
Malam di Sydney Harbour Tallships. Foto: Toshiko/kumparan
Guna mengakomodasi kesepakatan dalam IA-CEPA, pemerintah pun menerbitkan sejumlah aturan pelaksana yakni, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 63 Tahun 2020 tentang Ketentuan Asal Barang Indonesia dan Ketentuan Penerbitan Dokumen Keterangan Asal untuk Barang Asal Indonesia dalam Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Australia.
ADVERTISEMENT
Lalu, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2020 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk dalam rangka Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia - Australia, dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 82 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengenaan Tarif Bea Masuk atas Barang Impor Berdasarkan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia.
“Jadi konsep yang dibentuk dari perjanjian ini adalah kolaborasi dari efisiensi kekuatan kedua belah negara. Economic Powerhouse mencari titik efisien dari dua,” katanya.
Economic powerhouse, merupakan sebuah konsep kerja sama kedua negara dengan saling memanfaatkan keunggulan dan produktivitas masing-masing untuk menyasar akses pasar ke negara ketiga.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white