kumparan
9 Desember 2019 19:51

Ada Mantan Wakil Menteri yang Bakal Jadi Bos BUMN

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Menteri BUMN Erick Thohir bakal menempatkan orang baru di perusahaan pelat merah. Juru Bicara Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya akan mengangkat mantan wakil menteri di periode pertama pemerintahan Jokowi untuk memimpin BUMN.
ADVERTISEMENT
"Ada, mantan wamen (bakal diangkat jadi bos BUMN)," kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12).
Pada era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, ada tiga wamen. Mereka adalah Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, dan Wakil Menteri Luar Negeri Abdurahman Mohammad Fachir.
Namun Arya enggan menyebutkan nama mantan wakil menteri yang dimaksud, Arya juga tutup mulut soal posisi dan di BUMN mana mantan wamen tersebut akan ditugaskan.
Saat ditanya soal apakah mantan wamen tersebut bakal menempati BUMN yang akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (Persero) atau PGN, Arya menjawab bisa saja. "Bisa," ucapnya.
Mantan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar
Mantan Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar terlihat di Kementerian ESDM, Selasa (22/10/2019). Foto: Ema Fitriyani/kumparan
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PGN telah menyampaikan infomasi rencana RUPSLB perusahaan pada 21 Januari 2020.
ADVERTISEMENT
Informasi itu sudah disampaikan perusahaan pada 4 Desember 2019 ke Otoritas Jasa Keuangan dengan nomor surat 047500.S/OT.02.00/PDO/2019.
Adapun iklan pengumuman dimuat di surat kabar Suara Pembaruan pada tanggal 6 Desember 2019. Yang berhak hadir dalam RUPS Luar Biasa adalah Pemegang Saham Perseroan baik yang sahamnya dalam bentuk warkat maupun yang berada dalam penitipan kolektif yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada hari Jumat tanggal 20 Desember 2019 pukul 16.00 WIB.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan