Agenda TIIWG G20 di Surakarta: Rusia hingga AS Hadir Fisik dan Ada Kirab Budaya

5 Juli 2022 16:04
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tina Talisa di Seminar Nasional. Foto:  Fitra Andrianto/ kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tina Talisa di Seminar Nasional. Foto: Fitra Andrianto/ kumparan
ADVERTISEMENT
Pertemuan kedua Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) yang menjadi serangkaian agenda G20 bakal digelar di Surakarta, Jawa Tengah, pada 5 sampai 7 Juli 2022.
ADVERTISEMENT
Staf Khusus Hubungan Daerah Kementerian Investasi, Tina Talisa, memastikan semua negara yang diundang, termasuk Rusia akan hadir di TIIWG. Ia menyebut selain negara anggota G20, ada 11 negara dan 7 organisasi internasional yang diundang.
“Untuk negara diundang ini termasuk misalnya ada Singapura, Swiss yang bukan negara anggota G20. Untuk negara yang hadir secara fisik di antaranya delegasi dari Rusia akan hadir secara fisik. Delegasi Amerika juga hadir secara fisik dan secara detail kami akan sampaikan dari negara mana saja yang hadir secara fisik,” kata Tina di Surakarta, Selasa (5/7).
Dalam pertemuan kedua TIIWG ini nantinya akan dibahas 3 isu. Pertama, reformasi World Trade Organization) WTO. Kedua, respons perdagangan, investasi, dan industri terhadap pandemi dan arsitektur kesehatan global. Ketiga, mendorong investasi berkelanjutan dalam rangka pemulihan ekonomi global.
ADVERTISEMENT
“Jadi persidangan akan berlangsung dua hari tanggal 6 dan 7. Jadi tanggal 6 akan berlangsung sampai sore dan tanggal 7 akan berlangsung sampai jam 12 siang. Nah, tanggal 7 dari pukul setengah 4 sore kita mulai jam 3, lebih awal akan ada kirab budaya G20 yang dirangkaikan dengan Solo Batik Carnival,” ujar Tina.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Tina mengatakan acara Solo Batik Carnival biasanya digelar Pemkot Solo di September, tetapi kali ini dimajukan untuk mendukung pelaksanaan G20. Untuk itu, ia menyambut baik semua pihak khususnya Pemkot Surakarta yang membantu persiapan pelaksanaan secara maksimal.
Ilustrasi G20. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi G20. Foto: Shutter Stock
Tina menjelaskan kirab budaya juga bertujuan mengenalkan G20 kepada masyarakat. Ia mengungkapkan bakal ada deretan pengisi acara dari kirab tersebut mulai dari kereta kencana, marching band, prajurit keraton, hingga pagelaran potensi UMKM.
ADVERTISEMENT
“Kita mengadakan kirab akan sangat menarik dengan kereta kencana dari keraton kasunanan Surakarta, kemudian ada andong, dan nanti Pak Menteri Bahlil, Pak Wali Kota Mas Gibran akan kita saksikan naik kuda,” ungkap Tina.
“Nanti di Balai Kota Surakarta kami adakan gelar potensi UMKM, ini penting bagi kami karena Pak Menteri Bahlil sampaikan investor itu dari mulai mikro sampai besar. Nah kita sadar yang paling jadi tulang punggung adalah pondasinya UMKM,” tambahnya. 
Adapun dalam pertemuan pertama TIIWG sebelumnya, telah dibahas 3 isu lainnya, yaitu peran sistem perdagangan multilateral untuk akselerasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), perdagangan digital dan rantai nilai global yang berkelanjutan (Sustainable Global Value Chains/GVCs), dan industrialisasi inklusif yang berkelanjutan melalui industri 4.0.
ADVERTISEMENT