Bisnis
·
14 Januari 2021 12:25

Akan Salurkan Bansos Jumbo, Jokowi Minta PPATK Ikut Mengawal

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Akan Salurkan Bansos Jumbo, Jokowi Minta PPATK Ikut Mengawal (23551)
Presiden Joko Widodo disuntik dosis pertama vaksin corona Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1). Foto: Setpres-Agus Suparto/HO ANTARA
Presiden Jokowi mengatakan pemerintah masih akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) dalam jumlah yang sangat besar di tahun ini. Untuk itu, presiden meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk tetap mengawal dana tersebut.
ADVERTISEMENT
“Pemerintah masih akan menyalurkan berbagai bantuan dan stimulus ekonomi yang nilainya sangat besar, sangat sangat besar, dan jenisnya juga beragam," ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan PPATK secara virtual, Kamis (14/1).
Jokowi mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sangat besar di tahun ini. Dalam catatannya, alokasi PEN ditetapkan sebesar Rp 403,9 triliun atau naik 7,8 persen dari yang sebelumnya Rp 372,3 triliun.
Akan Salurkan Bansos Jumbo, Jokowi Minta PPATK Ikut Mengawal (23552)
Bantuan paket sembako (bansos) dari Presiden Joko Widodo. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
"Karena itu, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk ikut mengawal, ikut melakukan pengawasan atas penyaluran bantuan sosial itu," lanjutnya.
Presiden juga meminta PPATK berperan lebih besar lagi dalam mendukung pengembangan ekosistem keuangan yang kondusif bagi pembangunan nasional.
"Tidak hanya menjadi world class financial intelligence unit, tetapi berkontribusi lebih besar untuk membantu program-program pemerintah serta memberantas tindak pidana korupsi yang semakin beragam dan semakin canggih," tambahnya.
ADVERTISEMENT