Bisnis
·
18 Februari 2020 11:16

Alasan Kartu Pra Kerja Bakal Fokus Dulu di Jabodetabek

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Alasan Kartu Pra Kerja Bakal Fokus Dulu di Jabodetabek (249339)
Juru bicara Jokowi - Ma'ruf Amin, Ace Hasa Syadzily menunjukan Kartu Pra Kerja, Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Kartu Sembako Murah. Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan
Pemerintah berencana akan mulai merealisasikan program kartu Pra Kerja pada April 2020. Untuk tahap awal, program itu akan mulai diterapkan di Jabodetabek.
ADVERTISEMENT
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan setelah sukses dilaksanakan di Jabodetabek dan dievaluasi dalam dua bulan, kartu pra kerja akan mulai diterapkan di daerah lainnya di Indonesia.
"Kita mendapatkan feedback, itu akan segera kami benahi lagi, nanti terus langsung masuk ke daerah-daerah lain," ujar Moeldoko dalam Seminar Publik Forum Kebijakan Ketenagakerjaan 2020 di Gedung Pakarti Center, Jakarta, Selasa (18/2).
Mengapa Jabodetabek menjadi yang didahulukan?
Moeldoko mengatakan, sebetulnya tak hanya Jakarta yang masuk sebagai lokasi awal penerapan kartu pra kerja. Ada pula, daerah Jawa seperti Jawa Barat, Jawa Timur hingga Jawa Tengah.
Alasan Kartu Pra Kerja Bakal Fokus Dulu di Jabodetabek (249340)
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, di Gedung KSP. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Alasannya, karena daerah yang disebut itu memiliki jumlah pekerja yang besar. Meski begitu, dia memastikan penerapan kartu pra kerja akan merata dan tak akan ada kesenjangan antar daerah.
ADVERTISEMENT
"Jabodetabek sama Jawa Barat itu pertama. Setelah itu langsung menyebar," terang dia.
Pada Februari 2020 ini, Moeldoko mengatakan proses kartu pra kerja dalam pengurusan Peraturan Presiden (Perpres) hingga nanti April 2020 bisa segera mulai dijalankan.
Kartu Pra Kerja merupakan program yang diperuntukkan bagi mereka yang belum bekerja atau yang sudah kerja. Prioritas program ini adalah para pencari kerja usia muda (18-24 tahun).