Anak Buah Klaim Migor di Jawa-Bali Rp 12.000/L: Pak Mendag Pagi Malam ke Pasar

5 Agustus 2022 15:25
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan sidak di Pasar Grosir Keputran Surabaya, pada Sabtu malam (30/7/2022). Foto: Kemendag RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan sidak di Pasar Grosir Keputran Surabaya, pada Sabtu malam (30/7/2022). Foto: Kemendag RI
ADVERTISEMENT
Sejak dilantik Presiden Jokowi menjadi Menteri Perdagangan (Mendag) menggantikan Muhammad Lutfi, Zulkifli Hasan (Zulhas) terpantau sering keluar masuk pasar. Dalam kunjungannya, Zulhas selalu mengecek ketersediaan dan harga pangan, salah satunya minyak goreng.
ADVERTISEMENT
Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Syailendra mengaku saat ini minyak goreng di Jawa-Bali harganya sudah mencapai Rp 12.000 per liter. Diketahui, harga minyak goreng pada awal tahun ini sempat menjadi polemik ketika harganya melambung tinggi.
Dia menceritakan bagaimana kerja kerasnya bersama Mendag Zulhas turun ke pasar untuk mewujudkan minyak goreng harganya bisa terjangkau oleh masyarakat.
"Kamu kalau lihat saya ke mana-mana dengan pak Menteri malam pagi, jadi kita enggak bohong itu harga benar-benar (Rp 12.000/l). Kecuali saya ngomong harga Rp 12.000, saya duduk di kantor, itu bohong berarti saya," kata Syailendra saat ditemui di JCC Senayan, Jumat (5/8).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan sidak di Pasar Grosir Keputran Surabaya, pada Sabtu malam (30/7/2022). Foto: Kemendag RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan sidak di Pasar Grosir Keputran Surabaya, pada Sabtu malam (30/7/2022). Foto: Kemendag RI
"Saya ke pasar malam ke pasar pagi-pagi, ke pasar setengah tujuh sudah di pasar kita lihat, sudah kita cek, bahkan di Jawa itu Rp 12.000," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Pada kesempatan itu Syailendra juga berpesan kepada media agar tidak membuat berita gaduh lagi soal minyak goreng. "Toh harga sudah bagus, apalagi di Jawa-Bali sudah Rp 12.000," ungkapnya.
Syailendra mengakui untuk wilayah Indonesia Timur memang minyak goreng harganya masih berada di kisaran Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per liter. Untuk itu rencananya Kemendag minggu depan akan memasok 1.000 ton minyak goreng kemasan MinyaKita ke Papua dan Maluku.
"Kalau kita sudah serbu (pasok) gitu ya (harganya turun). Kan ada labelnya HET Rp 14.000 per liter. Pakai (kemasan) botol, keren, dengan merek MinyaKita," ujarnya.
Sebelumnya, Mendag Zulhas mengatakan harga minyak goreng di Papua bisa turun dalam waktu dua minggu ke depan, setelah 1.000 ton MinyaKita digelontorkan ke sana.
ADVERTISEMENT