kumparan
7 November 2018 18:57

Asuransi Simas Jiwa Kejar Target Premi Rp 16,9 Triliun di 2018

Ilustrasi Bank Sinarmas
Ilustrasi Bank Sinarmas. (Foto: Instagram/@mega.anggun.noorasyva)
Asuransi Simas Jiwa menargetkan hingga akhir tahun ini dapat mengumpulkan premi sebesar Rp 16,9 triliun. Sejumlah upaya dilakukan untuk mencapai target tersebut, salah satunya meluncurkan produk bancassurance.
ADVERTISEMENT
Total premi Asuransi Simas Jiwa per September 2018 mencapai Rp 13,33 triliun. Nilai itu tumbuh 27,36 persen dibanding per September 2017 sebesar Rp 10,47 triliun.
"Maka pencapaian per September sebesar 78,76 persen dan kami yakin sampai dengan akhir tahun bisa mencapai target 100 persen," kata Direktur Utama Asuransi Simas Jiwa Soegeng Wibowo dalam keterangannya, Rabu (7/11).
Pencapaian per September tersebut diperoleh dari produk unitlink sebesar 99 persen. Sisanya berasal dari produk konvensional dan syariah.
Untuk mendukung target ini, perseroan meluncurkan bancassurance baru berbasis unitlink dolar AS dan syariah. Dua produk bertajuk Simas Investa Link (SIL) Dollar dan SIL Syariah ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja bancassurance.
Ilustrasi Asuransi
Ilustrasi Asuransi (Foto: Pixabay)
Soegeng mengatakan, dua produk unitlink seperti ini masih sangat jarang di pasaran. Sehingga, produk yang diluncurkan bersama Bank Sinarmas ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan investasi berbasis dolar AS dan syariah.
ADVERTISEMENT
"Produk ini juga memiliki keunggulan yang berbeda dari yang ada di market, salah satunya masyarakat yang bisa membeli batas usianya sampai 97 tahun," kata dia.
Selain itu, produk tersebut juga tidak membenani nasabah dalam biaya akuisisi, administrasi dan asuransi. Sehingga 100 persen premi asuransi yang disetorkan akan diinvestasikan. Nasabah juga bebas melakukan top up kapan saja.
Sugeng mengatakan, saat ini adalah momentum yang tepat untuk membeli produk karena pasar sedang turun. Nasabah bisa mendapat imbal hasil yang lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan.
Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo mengatakan, pihaknya membidik entrepreneur dan menengah ke atas. Peningkatan tren produk asuransi terikat investasi diharapkan dapat membawa imbas positif pada pemasaran.
ADVERTISEMENT
"Kami melihat masyarakat lebih menyukai dua manfaat dalam satu produk, selain itu untuk membiasakan nasabah juga untuk mengatur keuangannya," kata dia.
Bagi Bank Sinarmas, produk baru ini dinilai dapat meningkatkan kinerja bisnis bancassurance. Saat ini, menurut Frenky proporsi bancassurance menyumbang sekitar 30 persen pada pendapatan nonbunga (fee based income).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan