kumparan
4 Jun 2018 14:18 WIB

Awasi Distribusi BBM Hingga LPG Saat Lebaran, Posko ESDM Buka 24 Jam

Anggota komite BPH Migas Ibnu Fajar. (Foto: Resya Firmansyah/kumparan)
Agar masyarakat bisa mudik lebaran dengan tenang, pemerintah telah membentuk Posko Nasional ESDM untuk memastikan kelancaran pasokan bahan bakar minyak (BBM), listrik, dan LPG.
ADVERTISEMENT
Dengan menunjuk Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sebagai Ketua Tim Posko Nasional ESDM, nantinya akan dilakukan pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM, gas, listrik, dan antisipasi kebencanaan geologi untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri 2018.
"BPH Migas tidak hanya mengkoordinasikan terkait penyediaan dan pendistribusian BBM saja, tetapi juga mengkoordinasikan seluruh sektor ESDM lainnya, seperti LPG, Bahan Bakar Gas (BBG), dan objek vital sektor migas lainnya termasuk potensi bencana (geologi)," kata Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar di Gedung BPH Migas, Jakarta, Senin (4/6).
Posko Nasional ESDM ini akan beroperasi selama 24 jam sejak 31 Mei 2018 hingga 28 Juni 2018.
Menurut catatan Posko Nasional ESDM, cadangan operasional BBM secara nasional menjelang Hari Raya Idul Fitri 2018 rata-rata untuk BBM jenis Gasoline adalah 23 hari, Gasoik 20 hari, Kerosene 52 hari, Avtur 27,5 hari, dan LPG 17,7 hari.
ADVERTISEMENT
Jika ada gangguan pasokan BBM, LPG, listrik, atau bencana geologi, masyarakat bisa menghubungi Posko Nasional ESDM di nomor 1500335.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan