Kumparan Logo
Ilustrasi pergerakan saham
Ilustrasi pergerakan saham.

Bakal Produksi Vaksin Corona, Saham BUMN Farmasi Meroket

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pergerakan saham. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pergerakan saham. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Saham BUMN farmasi, yaitu PT Kimia Farma Tbk (KAEF) dan PT Indofarma Tbk (INAF) bergerak melesat tajam sepanjang perdagangan Selasa (21/7). Berdasarkan data RTI, harga saham INAF berakhir di level Rp 1.505, naik 300 poin atau 24,90 persen. Sedangkan saham KAEF berakhir di level Rp 1.715, naik 340 poin atau 24,73 persen.

Nilai transaksi perdagangan saham KAEF mencapai Rp 392,56 miliar sedangkan nilai transaksi saham INAF tercatat sebanyak Rp 140,30 miliar. Volume perdagangan KAEF mencapai 241,63 juta lembar sedangkan saham INAF 97,43 juta lembar.

Direktur Riset Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan, kenaikan harga saham KAEF dan INAF ini berhubungan dengan kabar perkembangan vaksin corona di dalam negeri.

Piter Abdullah. Foto: Facebook/ @Piter Abdullah

KAEF dan INAF digadang-gadang menjadi distributor vaksin yang dibuat oleh holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero).

“Ini saya kira terkait dengan pengumuman sudah akan diproduksinya vaksin di Indonesia. Uji klinis sudah dilewati dan diperkirakan akan benar-benar selesai awal tahun depan. Ini kabar gembira dan yang paling terkait dengan kabar gembira ini adalah sektor farmasi,” ungkap Piter kepada kumparan, Selasa (21/7).

Seperti diketahui, Bio Farma tengah bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd untuk pengembangan vaksin COVID-19. Rencananya, uji klinis fase tiga akan dilakukan induk Holding BUMN Farmasi itu pada Agustus 2020. Nantinya vaksin yang diproduksi Bio Farma akan didistribusikan oleh Kimia Farma dan Indofarma.

Adapun pembagian distribusi oleh keduanya dilakukan dengan besaran porsi 50:50. Produksi vaksin COVID-19 ini diperkirakan paling cepat dilakukan pada kuartal I 2021. Apabila produksi terealisasi maka distribusi akan mulai dilakukan pada bulan yang sama.