Bisnis
·
2 Agustus 2020 16:00

Barang Langka, Produsen Sepeda Polygon Janji Percepat Produksi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Barang Langka, Produsen Sepeda Polygon Janji Percepat Produksi (574527)
Sepeda Polygon yang dibagikan Presiden Jokowi kepada masyarakat. Foto: Fahrian Saleh/kumparan
Ramainya masyarakat naik sepeda di tengah pandemi virus corona membuat permintaan sepeda lipat melonjak. Kondisi tersebut tidak diimbangi dengan stok di pabrikan yang mulai menipis.
ADVERTISEMENT
Untuk mengatasi banyaknya permintaan, Direktur Polygon Indonesia William Gozali mengungkapkan pihaknya bakal menggenjot jumlah produksi sepeda.
“Meningkatnya permintaan sepeda di segala jenis sebenarnya di luar prediksi kita, sehingga kita harus menaikkan produksi. Tetapi karena secara global penjualan sepeda juga meningkat,” kata William saat dihubungi kumparan, Minggu (2/8).
Namun, William belum bisa memastikan berapa persen rencananya peningkatan produksi tersebut. Sebab, kata William, yang menjadi kendala adalah di spareparts atau suku cadang sepeda yang belum tersedia. Saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan spareparts.
“Hal ini sebenarnya pertama kalinya terjadi, sehingga pabrik sepeda dan komponen tidak ada yang antisipasi. Selain itu dengan banyaknya negera lockdown di bulan Februari sampai Juni juga membatasi aktivitas produsen spareparts sepeda,” ujar William.
ADVERTISEMENT
Meski stoknya terbatas, William memastikan pihaknya tidak ingin memanfaatkannya dengan menaikkan harga sepeda lipat yang dijual. Menurutnya, hal yang perlu diprioritaskan adalah kepentingan para konsumen Polygon.
Hanya saja, ia juga tidak bisa berbuat banyak saat ada pihak-pihak di luar Polygon yang menjual sepeda dengan harga naik drastis karena banyaknya permintaan.
“Untuk Polygon selama ini kita terus menjaga harga. Kita juga mengimbau dealer resmi untuk menjaga harga supaya konsumen tidak kecewa. Cuma belakangan banyak muncul calo-calo yang dengan sengaja “menggoreng” harga sepeda sehingga melambung tinggi,” ungkap William.
“Kalau menggoreng harga itu di luar kendali dan kewenangan Polygon, maka supaya tidak merusak citra nama toko dan brand kita mengimbau toko untuk tidak menggoreng harga,” tambahnya.
ADVERTISEMENT