Baru Saja Turun, Begini Mekanisme Shell Indonesia Tentukan Harga BBM

6 Agustus 2022 15:23
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, Ingrid Siburian. Foto: Fariza Rizky Ananda/ kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, Ingrid Siburian. Foto: Fariza Rizky Ananda/ kumparan
ADVERTISEMENT
Per 1 Agustus 2022, Shell Indonesia menurunkan harga produk Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU. Penurunan ini terjadi di tengah semakin landainya harga minyak mentah dunia.
ADVERTISEMENT
Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menjelaskan penentuan harga BBM milik Shell dilakukan sesuai dengan formula yang ditentukan Kementerian ESDM, melalui Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62.K/12/MEM/2020.
Berdasarkan beleid tersebut, untuk jenis Bensin di bawah RON 95 dan jenis Minyak Solar CN 48 dengan rumus Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus + Rp 1.800 per liter + margin (10 persen dari harga dasar).
Sementara untuk jenis Bensin RON 95, jenis Bensin RON 98, dan jenis Minyak Solar CN 51 ditetapkan dengan rumus MOPS atau Argus + Rp 2.000 per liter + Margin (10 persen dari harga dasar).
"Jadi Shell itu dalam menentukan harga adalah kita selalu comply dengan formula harga yang diberikan oleh pemerintah," jelasnya kepada wartawan di JCC Senayan, Sabtu (6/8).
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ingrid melanjutkan, selain mengikuti formula penentuan harga dasar BBM umum, Shell juga tetap mempertimbangkan faktor lain, yakni harga produk minyak olahan, fluktuasi nilai tukar mata uang, pajak, bea cukai, biaya distribusi, biaya operasional, dan kinerja perusahaan.
Ilustrasi SPBU Shell Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi SPBU Shell Foto: Sena Pratama/kumparan
"Kita akan tetap menyesuaikan dengan harga minyak olahan tetapi itu selalu disesuaikan dengan formula pemerintah, jadi kita tidak akan pernah bergerak di luar dari formula tersebut," tegasnya.
Meski begitu, dia tidak bisa memproyeksi tren harga BBM ke depan, lantaran sangat bergantung kepada fluktuasi harga minyak mentah yang memang sulit diprediksi. Adapun saat ini, harga minyak dunia memang sedang turun di bawah USD 100 per barel.
Sebelumnya, Shell menurunkan harga seluruh produk BBM-nya per 1 Agustus 2022, yaitu Shell Super (RON 92), turun dari Rp 18.500 menjadi Rp 17.300-17.400 per liter, Shell V-Power (RON 98) dari Rp 19.990 menjadi Rp 18.300-18.400 per liter.
ADVERTISEMENT
Kemudian Shell V-Power Diesel (CN 51) dari Rp 21.870 menjadi Rp 19.280 per liter, BBM Shell Diesel Extra turun menjadi Rp 19.000-19.250 per liter, serta BBM Shell V-Power Nitro+ dari Rp 21.280 menjadi Rp 18.520 per liter.