BI Buka Layanan Tukar Uang Buat THR, Hari Pertama Langsung Ludes Diserbu Warga

28 Maret 2024 11:43 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Antrean penukaran uang di Layanan Kas Keliling Terpadu di Istora Senayan, Jakarta pada Kamis (28/3/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Antrean penukaran uang di Layanan Kas Keliling Terpadu di Istora Senayan, Jakarta pada Kamis (28/3/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan
ADVERTISEMENT
Kuota penukaran uang dalam program Layanan Kas Keliling Terpadu Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2024 Bank Indonesia (BI) telah ludes diserbu masyarakat pada hari pertama dibuka, pada Kamis (28/3).
ADVERTISEMENT
Padahal, melalui aplikasi PINTAR, BI menyediakan kuota harian sebanyak 5.000 dengan maksimal penukaran Rp 4 juta per orang. Jika dikalkulasikan, selama empat hari program yang dilaksanakan di Istora Senayan Jakarta ini, terhitung mulai Kamis, 28 Maret 2023 hingga Minggu, 31 Maret 2024, BI menyediakan 20.000 kuota paket penukaran.
“Yang hadir di sini BI bersama 16 perbankan dengan kegiatan membuka layanan penukaran melalui aplikasi PINTAR, tiap hari kita membuka kuota 5.000 dan sampai kemarin terakhir 31 Maret kuota sudah full,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim usai acara pembukaan Layanan Kas Keliling Terpadu di Istora Senayan, Jakarta pada Kamis (28/3).
Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim dalam acara pembukaan Layanan Kas Keliling Terpadu di Istora Senayan, Jakarta pada Kamis (28/3/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan
Adapun pecahan yang dapat ditukar dalam layanan ini adalah uang pecahan Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, dan Rp 50.000 dengan maksimal penukaran Rp 4 juta.
ADVERTISEMENT
“Jadi ruang Rp 4 juta itu dari berbagai pecahan uang yang bisa dilakukan oleh masyarakat. yang mau nukar Rp 500.000 boleh, Rp 200.000 juga boleh, jadi Rp 4 juta itu maksimal saja,” jelas Marlison.
Kendati kuota harian 5.000 telah habis diserbu masyarakat, Marlison menuturkan masyarakat masih bisa menukar uang secara Go Show dengan syarat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hanya saja ketersediaan tergantung pada sisa penukaran kuota harian.
Antrean penukaran uang di Layanan Kas Keliling Terpadu di Istora Senayan, Jakarta pada Kamis (28/3/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan
“Kita belum bisa sebutkan (uang untuk Go Show), karena ketersediaan uang pada nanti penukaran, misal kita siapkan paket Rp 4 juta per orang kan ada yang nukar cuman Rp juta, Rp 1 juta, kaya gitu. Sisa-sisa itu yang kita pergunakan untuk Go Show,” jelas Marlison.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini pertama kali dilakukan secara terpadu dan serentak di satu tempat, di Istora Senayan Jakarta pada 28-31 Maret 2024, bersama dengan 16 bank. Adapun 16 bank tersebut meliputi Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BCA, BSI, Bank DKI, CIMB Niaga, Maybank, Bank Muamalat, OCBC NISP, Bank Mega, Bank Sinarmas, Bank Danamon, BJB, dan Bank Permata.
Dalam catatan kumparan, total uang yang disiapkan BI senilai Rp 197,6 triliun, ini meningkat 4,65 persen dibandingkan realisasi tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp 188,8 triliun.
Antisipasi kenaikan jumlah uang yang disiapkan mempertimbangkan peningkatan mobilitas masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri dan pertumbuhan ekonomi yang meningkat.