Bisnis
·
3 Oktober 2018 12:14

BI Raih Penghargaan Bank Sentral Terbaik versi Global Islamic Finance

Konten ini diproduksi oleh kumparan
BI Raih Penghargaan Bank Sentral Terbaik versi Global Islamic Finance (36696)
Ilustrasi Bank Indonesia. (Foto: AFP/Romeo Gacad)
Bank Indonesia (BI) menerima penghargaan bank sentral terbaik atau The Best Central Bank of The Year 2018 dari Global Islamic Finance Award (GIFA) Committee. Penghargaan diberikan pada acara 8th GIFA Award 2018 tanggal 29 September 2018 di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina.
ADVERTISEMENT
Penghargaan yang diterima BI merupakan yang tertinggi di dunia dalam bidang keuangan syariah. Ini merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap pemikiran serta inisiasi yang dilakukan BI dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dan dunia internasional.
"Penghargaan untuk BI didasari beberapa kriteria. Pertama, adanya dasar penelitian dalam mendorong keuangan dan perbankan syariah, seperti inisiasi zakat core principles dan waqf core principles dengan BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia, dan Islamic Developmeny Bank (IDB). Selain itu berbagai instrumen moneter, makroprudensial dan pendalaman pasar keuangan syariah," demikian dikutip dari laman resmi BI, Rabu (3/10).
Kedua, kerja sama erat dengan lembaga-lembaga lain yang terlibat meningkatkan ekonomi dan keuangan syariah. Ketiga, dukungan dan penyelenggaraan berbagai seminar dan workshop dalam ekonomi dan keuangan syariah.
ADVERTISEMENT
Selain kategori The Best Central Bank of The Year 2018, delegasi Indonesia juga mendapatkan penghargaan pada kategori Best Zakat Management (BAZNAS), Best Emerging Islamic Capital Market dan Best Supporting Institution of the Year (Indonesia Stock Exchange) dan Best Islamic Bank for SME Banking (Bank Tabungan Pensiunan Syariah).
"Berbagai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa dunia internasional telah memandang Indonesia sebagai sebuah negara yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dunia."
BI Raih Penghargaan Bank Sentral Terbaik versi Global Islamic Finance (36697)
Rapat Dewan Gubernur BI September 2018 (Foto: Nicha Muslimawati/kumparan)
Acara pemberian penghargaan tersebut dihadiri langsung Presiden Bosnia dan Herzegovina, Bakir Izet Begovic. Acara ini dihadiri pula peserta dari berbagai lembaga internasional seperti United Nation Central Emergency Reponse Fund (UNCERF), IDB, Moody’s, Standard and Poor’s.
Selain itu, hadir juga delegasi negara-negara lain yang berperan aktif dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah global seperti Malaysia, Uni Emirat Arab, United Kingdom, Saudi Arabia, Turki, dan Qatar.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, Bank Indonesia berkomitmen terus berkoordinasi dengan seluruh lembaga terkait dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah sesuai dengan blueprint pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Bank Indonesia akan berfokus ada pengembangan tiga pilar utama yaitu pemberdayaan ekonomi dan keuangan syariah, pendalaman pasar keuangan syariah dan pengembangan keilmuan dan edukasi syariah.
Berbagai terobosan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah pun diharapkan dapat menjadi arus gelombang baru ekonomi Indonesia yang berkesinambungan dan berdaya tahan.