BI: Transaksi Penarikan Uang Tunai Capai Rp 180 T di Ramadhan dan Lebaran 2022

9 Mei 2022 14:59
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pegawai menghitung uang tunai pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang akan dikirimkan ke kantor cabang di Sentra Kas Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (6/4/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pegawai menghitung uang tunai pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang akan dikirimkan ke kantor cabang di Sentra Kas Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (6/4/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Sepanjang momentum Ramadhan dan libur Idulfitri tahun 2022 ini, realisasi penarikan uang tunai meningkat 16,6 persen dibandingkan realisasi tahun 2021 (yoy), dari sebesar Rp 154,5 triliun menjadi Rp 180,2 triliun. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sebelum kondisi pandemi (Mei 2019) yang sebesar 9,21 persen (yoy).
ADVERTISEMENT
“Realisasi tersebut masih dalam kisaran alokasi uang tunai yang telah dipersiapkan BI guna mengantisipasi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadhan dan Idulfitri tahun 2022,” kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, Senin (9/5).
Sementara, transaksi non tunai melalui BI-FAST yang tetap beroperasi penuh selama libur Idulfitri juga mengalami peningkatan. Nominal transaksi BI FAST bulan April 2022 tumbuh sebesar 51,88 persen (mtm), mencapai Rp 100,25 triliun dan secara volume tumbuh 32,72 persen (mtm), mencapai 24,55 juta transaksi. Nominal transaksi tertinggi terjadi pada H-7 Idulfitri (25/4) sebesar Rp 5,93 triliun dengan volume sebanyak 1,28 juta transaksi.
Dari sisi penukaran uang, BI mencatat jumlah penukaran uang melalui BI selama periode Ramadhan dan Idulfitri 1443H sebesar Rp 1,3 triliun. BI menyediakan layanan penukaran ritel atau kas keliling BI di 468 titik penukaran yang tersebar di seluruh Indonesia mulai tanggal 5 – 28 April 2022.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Warga antre menukarkan uang baru pada mobil kas keliling Bank Indonesia (BI) di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Rabu (13/4/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga antre menukarkan uang baru pada mobil kas keliling Bank Indonesia (BI) di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Rabu (13/4/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Selain itu, perbankan juga memberikan layanan penukaran kepada masyarakat melalui jaringan kantor perbankan yang jumlahnya mencapai 5.013 titik penukaran di seluruh Indonesia. Tahun ini, BI menghadirkan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) untuk mendukung layanan penukaran ritel kas keliling BI.
Kinerja tahunan penarikan uang tunai selama Ramadhan dan Idulfitri 2022 di setiap wilayah di Indonesia secara umum mengalami pertumbuhan. Wilayah dengan penarikan tunai tertinggi yaitu Jawa sebesar Rp 110,1 triliun atau tumbuh 19,6 persen (yoy).
Tertinggi kedua adalah Sumatera, yakni sebesar Rp 35,3 triliun atau tumbuh 6,5 persen (yoy). Menyusul Sulawesi-Maluku-Malut-Papua (Sulampua) sebesar Rp 15,0 triliun atau tumbuh 13,3 persen (yoy). Selanjutnya Kalimantan sebesar Rp 12,5 triliun atau tumbuh 15,2 persen (yoy), kemudian Bali-NTT-NTB (Bali Nusra) sebesar Rp 7,4 triliun atau tumbuh 42,4 persen (yoy).
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Erwin menjelaskan untuk mendorong animo masyarakat serta memanfaatkan momentum lebaran tahun ini, BI menghadirkan berbagai kegiatan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah (CBP) Rupiah.
“Selanjutnya, BI senantiasa mengimbau seluruh masyarakat untuk mendorong perilaku CBP Rupiah dengan merawat dan mencintai Rupiah, senantiasa bangga dan mengunakan Rupiah dalam setiap transaksi, serta menjaga pola perilaku belanja bijak dan sesuai kebutuhan,” pungkas dia.