BNI Syariah Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Letusan Gunung Sinabung

30 Agustus 2020 18:04 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Lahan warga yang terkena semburan abu vulkanik Gunung Sinabung di Desa Suka Tepu, Karo, Sumatera Utara, Jumat (14/8).
 Foto: Tibta Peranginangin/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Lahan warga yang terkena semburan abu vulkanik Gunung Sinabung di Desa Suka Tepu, Karo, Sumatera Utara, Jumat (14/8). Foto: Tibta Peranginangin/Antara Foto
ADVERTISEMENT
BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik (YHT) menyalurkan bantuan kepada korban letusan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dalam program BNI Syariah Peduli Bencana Sinabung, disalurkan bantuan paket sembako senilai total Rp 50 juta.
ADVERTISEMENT
Bantuan ini diserahkan oleh Pemimpin BNI Syariah Kantor Cabang Medan, Imam Samekto kepada Ketua PMI Sumatera Utara, Rahmat Syah untuk kemudian disalurkan kepada korban bencana Gunung Sinabung.
Gunung Sinabung sejak awal bulan Agustus 2020 telah beberapa kali meletus dan menimbulkan hujan abu vulkanik. Hal ini menimbulkan kesulitan bagi masyarakat di desa-desa yang dekat dengan lokasi letusan. Sawah dan ladang terkena abu terancam gagal panen dan kehidupan masyarakat juga terganggu.
BNI Syariah bekerja sama dengan Yayasan Hasanah Titik yang merupakan pengelola dana Zakat, Infaq, Sadaqah, Wakaf pegawai dan perusahaan BNI Syariah pun tergerak untuk melakukan donasi dalam tajuk “BNI Syariah Peduli Bencana Sinabung”.
Imam Samekto berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi dampak letusan Gunung Sinabung.
ADVERTISEMENT
“Bantuan ini diharapkan bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” kata Imam dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/8).
Pemimpin BNI Syariah Kantor Cabang Medan, Imam Samekto menyerahkan bantuan kepada Ketua PMI Sumatera Utara, Rahmat Syah. Foto: BNI Syariah
Bantuan paket sembako yang diberikan terdiri dari 325 paket berisi beras, gula, minyak goreng, sarden. Bantuan diangkut dengan menggunakan truk bekerja sama dengan TNI dan mobil PMI dari halaman Kantor PMI Sumatera Utara Jl. Perintis Kemerdekaan No 37 pada hari Minggu, 30 Agustus 2020.
Dalam penyaluran bantuan, BNI Syariah Kantor Cabang Medan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Utara. Untuk mematuhi anjuran pemerintah, BNI Syariah menerapkan physical distancing dalam seremonial penyerahan bantuan. Imam berharap sinergi dengan antar lembaga dalam pemberian bantuan bisa membantu korban letusan Gunung Sinabung dengan optimal.
Rahmat Syah menyambut baik program BNI Syariah Peduli Bencana Sinabung. “PMI siap membantu penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana Gunung Sinabung,” kata Rahmat. PMI juga siap melakukan sinergi dengan BNI Syariah dalam program lainnya.
ADVERTISEMENT
Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah terus berupaya menebar kebaikan dengan cara berbagi dan berdonasi sesuai nilai-nilai Hasanah. Per Juni 2020, BNI Syariah melalui Yayasan Hasanah Titik telah menyalurkan dana zakat perusahaan sebesar Rp5,1 miliar, dimana untuk bidang pendidikan sebesar Rp 324,8 juta; bidang kesehatan sebesar Rp 507,6 juta; bidang sosial Rp 3,3 miliar; ekonomi Rp 57,5 juta; dan dakwah sebesar Rp 953,1 juta.
Dalam rangka memberikan akses yang optimal kepada masyarakat untuk bertransaksi sesuai prinsip syariah, BNI Syariah memiliki total tujuh kantor layanan di Sumatera Utara yang terdiri dari BNI Syariah KCU Medan; KCP Iskandar Muda; KCP Katamso; KCP Binjai; KCP Lubuk Pakam; KCP Pematang Siantar; dan KCP Padang Sidempuan. Imam mengatakan pada tahun depan akan dibuka kantor layanan baru yaitu BNI Syariah KCP Rantau Prapat.
ADVERTISEMENT
KCU Medan berlokasi di Jl. Adam Malik no 151 Kota Medan; KCP Iskandar Muda berlokasi di Jl. Iskandar Muda 42 Medan; KCP Katamso di Jl. Brigjen Katamso Medan; KCP Binjai di Pertokoan Maju Bersama Blok A no 3 Binjai; dan KCP Binjai di Pertokoan Maju Bersama Blok A no 3 Binjai.
Atas dukungan dan kepercayaan masyarakat Medan dan sekitarnya, hingga kuartal II tahun 2020, BNI Syariah Kantor Cabang Medan telah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 683 miliar dan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 307 miliar.