BPS Catat Jumlah Penduduk Miskin RI di Maret 2023 Turun Jadi 25,9 Juta

17 Juli 2023 13:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BPS Catat Jumlah Penduduk Miskin RI di Maret 2023 Turun Jadi 25,9 Juta
BPS melaporkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 sebanyak 25,90 juta orang, menurun 0,46 juta orang terhadap September 2022.
kumparanBISNIS
Sejumlah pemulung memilah sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Ciketing Udik, Bekasi pada Selasa (17/1/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pemulung memilah sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Ciketing Udik, Bekasi pada Selasa (17/1/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2023 turun 0,21 persen menjadi 25,9 juta orang dibandingkan September 2022.
ADVERTISEMENT
Secara rinci, persentase penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 9,36 persen, menurun 0,21 persen poin terhadap September 2022 dan menurun 0,18 persen poin terhadap Maret 2022.
Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 sebanyak 25,90 juta orang, menurun 0,46 juta orang terhadap September 2022 dan menurun 0,26 juta orang terhadap Maret 2022.
"Pada Maret 2023 ini, persentase penduduk miskin alami penurunan sebesar 0,21 persen poin dibanding kondisi September 2022,” kata Sekretaris Utama BPS Atqo Mardiyanto di Kantor Pusat BPS, Senin (17/7).
Atqo menjelaskan, penurunan tersebut ditopang oleh menurunnya tingkat pengangguran terbuka, meningkatnya nilai tukar petani, dan rendahnya laju inflasi. Selain itu juga keberhasilan penyaluran bantuan sosial oleh pemerintah dan turunnya harga sejumlah bahan pokok.
ADVERTISEMENT
"Perpaduan perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang membaik, penyaluran bantuan sosial serta perkembangan harga pangan ini mempengaruhi tingkat kemiskinan pada maret 2023," terang dia.
Lebih lanjut, persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2023 sebesar 7,29 persen, menurun dibandingkan September 2022 yang sebesar 7,53 persen.
Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2023 sebesar 12,22 persen, menurun dibandingkan September 2022 yang sebesar 12,36 persen.
Sekretaris Utama BPS, Atqo Mardiyanto. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Dibanding September 2022, jumlah penduduk miskin Maret 2023 perkotaan menurun sebanyak 0,24 juta orang (dari 11,98 juta orang pada September 2022 menjadi 11,74 juta orang pada Maret 2023).
Adapun pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin perdesaan menurun sebanyak 0,22 juta orang (dari 14,38 juta orang pada September 2022 menjadi 14,16 juta orang pada Maret 2023).
ADVERTISEMENT
"Garis Kemiskinan pada Maret 2023 tercatat sebesar Rp 550.458 per kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp 408.522, dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp 141.936," ungkapnya.
Pada Maret 2023, rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,71 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga secara rata-rata adalah sebesar Rp 2.592.657,-/rumah tangga miskin/bulan.
"Meski terus mengalami penurunan namun tingkat kemiskinan Maret 2023 ini belum pulih seperti masa sebelum pandemi," ujarnya.