kumparan
search-gray
Bisnis5 Mei 2020 16:55

BPS Catat Jumlah Pengangguran Naik Jadi 6,88 Juta di Februari 2020

Konten Redaksi kumparan
BPS Catat Jumlah Pengangguran Naik Jadi 6,88 Juta di Februari 2020 (1109646)
Ilustrasi Pengangguran Foto: Pixabay
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia tembus 6,88 juta orang pada Februari 2020. Jumlah itu bertambah 60 ribu orang dibanding periode yang sama tahun lalu.
ADVERTISEMENT
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan tingkat pengangguran pada Februari 2020 tercatat sebesar 4,9 persen. Angka tersebut turun tipis dibandingkan Februari 2019 yang sebesar 5,01 persen.
“Data ini sebelum Presiden Jokowi mengumumkan dua WNI di Depok positif corona. Data ini per Februari 2020 sangat flat sekali kalau dibanding pattern sebelumnya,” ungkap Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Selasa (5/5).
Berdasarkan wilayah, tingkat pengangguran tertinggi tercatat di Banten, yakni 8,01 persen. Angka itu naik dibanding Februari 2019 yang tercatat 7,58 persen. Disusul Papua Barat sebesar 6,20 persen, Sulawesi Selatan 6,07 persen, Sulawesi Utara 5,57 persen, Jawa Tengah 4,15 persen, Yogyakarta 3,38 persen, dan Bangka Belitung 3,41 persen.
Sayangnya, pengangguran paling banyak justru berasal dari usia produktif, yakni 15-24 tahun sebesar 16,28 persen. “Bisa disadari mereka baru lulus dan masih dalam mencari kerja, sehingga pengangguran tertinggi di kelompok usia muda,” jelasnya.
BPS Catat Jumlah Pengangguran Naik Jadi 6,88 Juta di Februari 2020 (1109647)
Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Sementara itu, pengangguran di perkotaan berkurang tipis dari 6,3 persen menjadi 6,15 persen. Sebaliknya, pengangguran di pedesaan naik dari 3,45 persen menjadi 3,55 persen.
ADVERTISEMENT
Data tersebut menurut Suhariyanto sejalan dengan terjadinya penurunan pekerja di beberapa sub sektor, meliputi pertanian, perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, dan penyediaan akomodasi, makanan dan minuman.
Secara rinci, tenaga kerja di sektor pertanian pada Februari 2020 masih mendominasi yakni sekitar 29,04 juta orang. Namun, jumlah tersebut telah berkurang dibanding Februari 2019 yang tercatat sebesar 29,46 juta. Disusul pekerja di sektor perdagangan yang menempati posisi terbesar dua yakni sebanyak 18,63 juta orang di Februari 2020. Jumlah ini juga terpangkas dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 18,92 juta orang.
Penurunan juga terjadi berdasarkan komposisi penduduk bekerja menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan. Pekerja lulusan SD turun dari 40,51 juta orang menjadi 38,89 juta orang. Sebaliknya, jumlah angkatan kerja lulusan universitas mengalami peningkatan dari 9,75 juta orang pada Februari 2019 menjadi 10,23 juta pekerja pada Februari 2020.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white