Bright Gas dan 3 Jenis BBM Pertamina Ini Naik Lagi, Pertalite-Solar Aman

11 Juli 2022 7:47
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bright Gas 5,5 Kg. Foto: Pertamina
zoom-in-whitePerbesar
Bright Gas 5,5 Kg. Foto: Pertamina
ADVERTISEMENT
PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga BBM nonsubsidi untuk produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, Minggu (10/7). Sementara harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak naik.
ADVERTISEMENT
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, mengatakan kenaikan harga BBM nonsubsidi per hari ini dilakukan karena tren harga Indonesian Crude Price (ICP) terus melambung. Tercatat, harga minyak ICP per Juni menyentuh angka 117,62 USD per barel, lebih tinggi sekitar 37 persen dari harga ICP pada Januari 2022.
"Saat ini penyesuaian kami lakukan kembali untuk produk Pertamax Turbo dan Dex Series yang porsinya sekitar 5 persen dari total konsumsi BBM nasional," kata Irto dalam keterangan tertulis, Minggu (10/7).
Irto mengatakan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi memang terus diberlakukan secara berkala sesuai dengan Kepmen ESDM 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU). Penyesuaian harga ini dilakukan mengikuti tren harga pada industri minyak dan gas dunia.
ADVERTISEMENT
Harga LPG Nonsubsidi Naik Sekitar Rp 2.000 per Kg
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Irto memastikan memastikan penyesuaian harga tersebut tidak berlaku untuk LPG subsidi 3 kg. Dia berkata, untuk LPG nonsubsidi seperti Bright Gas akan disesuaikan sekitar Rp 2.000 per kg.
“Seluruh penyesuaian harga di angka sekitar Rp 2.000 baik per liter untuk BBM dan per kg untuk LPG. Harga ini masih sangat kompetitif dibandingkan produk dengan kualitas setara. Untuk yang subsidi, Pemerintah masih turut andil besar dengan tidak menyesuaikan harganya,” ujarnya.
Harga Pertalite, Solar dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Mulai 1 Juli 2022, beli pertalite dan solar di SPBU wajib daftar MyPertamina. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga
zoom-in-whitePerbesar
Mulai 1 Juli 2022, beli pertalite dan solar di SPBU wajib daftar MyPertamina. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga
Tren harga Contract Price Aramco (CPA) masih di tinggi pada bulan Juli ini mencapai 725 USD/Metrik Ton (MT) atau lebih tinggi 13 persen dari rata-rata CPA sepanjang tahun 2021. Meski begitu, PT Pertamina (Persero) memastikan tidak menaikkan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar. Pun dengan LPG 3 kg.
ADVERTISEMENT
“Pemerintah melalui Pertamina terus menjaga daya beli masyarakat dengan menjaga ketersediaan energi dengan harga yang terjangkau, jadi Pertalite, Solar, dan LPG 3 Kg dijual dengan harga yang tetap,” pungkas Irto.
Saat ini, harga BBM Pertalite masih ditahan di harga Rp 7.650 per liter. Padahal, harga keekonomiannya sudah tembus Rp 17.200 per liter. Pun dengan Solar yang masih dijual Rp 5.150 per liter, padahal seharusnya Rp 18.150 per liter.