kumparan
5 November 2019 14:44

Buwas: King Market Bulog Mulai Beroperasi Awal Tahun 2020

beras fortivikasi Perum Bulog.
Contoh beras fortivikasi yang diluncurkan oleh Perum Bulog. Foto: Elsa Olivia Karina L Toruan/kumparan
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas, menargetkan King Market bakal beroperasi pada awal tahun 2020.
ADVERTISEMENT
King Market milik Bulog merupakan ritel modern yang digunakan untuk mendistribusikan berbagai macam bahan pangan. Nantinya, retail tersebut terintegrasi dengan toko online panganan.com.
Buwas mengatakan, hingga saat ini King Market sedang disiapkan. Gedungnya akan memanfaatkan gudang milik Bulog sebagai toko offline. Saat ini, sedang diuji coba di Jabodetabek.
"Kita sudah mulai rintis 2019 ini, 2020 sudah mulai berjalan di seluruh Indonesia," kata Buwas saat ditemui di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (5/11).
Dengan adanya King Market tersebut, kata Buwas, masyarakat akan lebih mudah mengakses bahan pangan lewat jaringan-jaringan Bulog di seluruh Indonesia.
Saat ini ada sekitar 700-an gudang milik di Indonesia Bulog. pemesanan hingga pengirimannya pun sudah bisa dilakukan secara online.
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso di kantornya, Jakarta Selatan
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (24/9). Foto: Abdul Latif/kumparan
"Sekarang sudah dibangun teknologinya, website panganan.com cikal bakalnya, bisa dilihat pangan jenis apa saja dan model apa saja. Masyarakat bisa memilih, dia klik, secepat mungkin bisa kita kirim. Angkutan relatif murah dan door to door," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Ada lebih 50 produk yang sudah disediakan Bulog dalam aplikasi online tersebut. Untuk King Market, nantinya akan ada berbagai produk panganan tambahan berasal dari Bulog maupun swasta.
"Itu (King Market) melayani secara online maupun offline. 50 lebih produk itu yang dari Bulog aja, produk swasta juga masuk ke situ, mau beli grosir juga bisa," kata Buwas.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan